Home / Berita Terbaru

11 Ide Makanan Korea Halal untuk Peluang Usaha

11 Ide Makanan Korea Halal untuk Peluang Usaha

15 September 2022 | Penulis : Adira Finance

Ada banyak penggemar budaya Korea di Indonesia, termasuk makanan Korea halal. Sejak beberapa tahun terakhir, karena banyak bermunculan artis K-Pop dan merambah hingga ke Indoneisa, banyak penggemarnya yang mempelajari budaya idola mereka termasuk mencoba rasa makanan khas negara penghasil ginseng tersebut.

Beberapa jenis makanan memang menggunakan bahan yang tidak halal bagi umat muslim, tapi masih banyak makanan korea halal yang cita rasanya sangat nikmat dan patut dicoba.

Melihat minat masyarakat Indonesia yang begitu tinggi dengan budaya Korea ini, tentu peluang untuk membuka usaha makanan Korea halal patut untuk dipertimbangkan. Apalagi ada banyak jenis makanan Korea halal yang bisa jadi pilihan menunya.

Ide Makanan Korea Halal untuk Dijual

Jika Sahabat sedang berencana untuk membuka usaha makanan, mari pelajari lebih lanjut beberapa jenis makanan Korea halal yang bisa jadi ide untuk dijual:

  1. Kimbap

    Kimbap adalah makanan Korea halal yang penampilannya mirip dengan sushi. Kimbap adalah gulungan nasi yang dibumbui minyak wijen, diisi dengan sayuran, telur, daging, kemudian digulung dengan lembaran rumput laut atau nori. Makanan Korea halal ini populer beberapa tahun belakangan sebagai cemilan atau menu makan utama.

  2. Bibimbap

    Makanan Korea halal ini adalah semangkuk nasi yang dilengkapi dengan potongan sayuran matang, daging dan telur di bagian tengahnya. Tidak lupa, dilengkapi dengan bumbu khas Korea yaitu gochujang. Makanan Korea halal ini sering kali dipilih pembeli karena mengenyangkan.

  3. Hotteok

    Jajanan yang sering ditemui di pedagang kaki lima di Korea ini termasuk jadi ide makanan Korea halal. Hotteok bisa dibilang adalah pancake versi Korea yang isinya kayu manis, gula merah dan kacang. Sangat cocok dimakan panas-panas saat cuaca dingin.

  4. Jajangmyeon

    Makanan Korea halal ini bisa dibilang juga sajian mie khas Korea yang disajikan dengan saus hitam yang dibuat dari pasta kacang hitam. Rasanya unik, manis tapi juga gurih. Meski sangat khas dengan cita rasa Korea, ada banyak masyarakat Indonesia yang menyukai makanan ini.

  5. Tteokbokki

    Makanan Korea halal ini sering kali muncul dalam adegan drama Korea. Tteokbokki dibuat dari tepung beras yang dibentuk silinder atau tabung, kemudian dimasak dengan bumbu gochujang yang rasanya sangat khas. Dalam penyajiannya, Tteokbokki juga dilengkapi dengan rice cake atau potongan telur. 

  6. Kimchi

    Kimchi adalah kubis atau kol yang difermentasi. Rasanya asam dan pedas. Biasanya Kimchi menjadi pelengkap setiap menu makanan Korea. Saat ini bahkan banyak usaha rumahan yang membuat kimchi homemade. Sehingga makanan Korea halal ini patut pula menjadi ide usaha untuk Sahabat.

  7. Sup Rumput Laut

    Makanan Korea halal ini memasak rumput laut yang direndam dengan air kaldu sapi atau ikan. Setelah itu ada tambahan bumbu kecap, bawang putih, garam dan juga minyak wijen. Di budaya Korea, makanan ini biasanya disajikan untuk merayakan ulang tahun. 

  8. Yangnyeom Chikin

    Olahan ayam yang punya rasa manis pedas khas ini termasuk dalam makanan Korea halal. Ayam crispy berbumbu ini biasanya ditemukan di fast food Korea. Tapi dengan pengetahuan bumbu khas Korea, Sahabat bisa jadikan Yangnyeom chikin sebagai ide usaha nih.

  9. Ramyeon

    Menu Korea ini sebenarnya adalah mie instan ala Korea yang biasanya disajikan dengan kimchi. Pastikan pilih merek mie instan yang halal ya, Sahabat! Yang menjadi spesial dari menu ini adalah penyajiannya dengan panci korea yang khas serta dilengkapi dengan kimchi yang lezat.

  10. Mandu

    Makanan Korea halal ini mirip dengan dimsum atau gyoza yang dimasak digoreng atau kukus. Biasanya diisi dengan kimchi, daging, atau sayuran lainnya.

  11. Corndog

    Jajanan ini adalah keju mozarella atau sosis yang dibalut tepung, kemudian digoreng. Makanan Korea halal ini biasanya dinikmati juga dengan saus sambal atau tomat, mayonnaise, mustard atau juga cokelat. 

Tips Membuka Usaha Makanan Korea Halal

Setelah memahami beragam variasi makanan Korea halal yang bisa dijadikan ide untuk berwirausaha, Sahabat bisa simak beberapa tips berikut untuk membantu Sahabat memulai usaha berjualan makanan Korea halal:

  1. Memilih lokasi

    Pilih lokasi yang biasanya ramai atau banyak dilewati orang. Bisa di dekat kantor, kampus atau sekolah. Untuk menghemat budget, Sahabat bisa pilih lokasi yang memungkinkan pembeli untuk membawa pulang makanannya saja, tidak perlu menyiapkan tempat untuk makan di tempat.

  2. Lokasi bersih dan menarik

    Selain lokasi yang strategis, pastikan pula lokasi yang Sahabat pilih jauh dari tempat kotor seperti got atau tempat sampah. Jangan lupa jaga kebersihan tempat berjualan Anda. Tempat yang kotor dan tidak terawat tentu mengurangi nilai jual makanan.

  3. Dijual online

    Selain berjualan, daftarkan juga dagangan makanan Korea Halal Anda ke aplikasi atau e-commerce yang membantu Anda berjualan dengan online. Ini menjadi langkah Sahabat untuk memperbanyak peluang jualan dari berbagai sumber.

  4. Membuat strategi promosi

    Manfaatkan media sosial! Ada banyak platform digital yang bisa dimanfaatkan bahkan gratis. Jangkau lebih banyak pembeli dan buat usaha Sahabat dikenal makin banyak oleh khalayak luas.

  5. Menyiapkan modal

    Modal adalah kunci utama dalam membuka usaha. Untuk membuat usaha makanan Korea halal, tentu Sahabat memerlukan peralatan masak, etalase dan sejumlah peralatan pendukung untuk melancarkan usaha. Selain itu, modal usaha ini juga digunakan untuk menyewa tempat dan sejumlah kebutuhan usaha lainnya.

Sahabat, itulah sekilas penjelasan mengenai ide makanan Korea halal serta tips-tips untuk membuka usaha makanan Korea halal. Jika budget Sahabat belum mencukupi, Sahabat tetap bisa melakukan perjalanan wisata halal ini bersama keluarga dengan memanfaatkan fasilitas Pembiayaan AMANAH (Adira Multi Dana Syariah) dari Adira Finance.

Pembiayaan AMANAH ini adalah layanan pembiayaan dana berlandaskan prinsip syariah menggunakan akad Al-Bai’ wa al-isti’jar sebagai salah satu mekanisme pembiayaan ulang atau refinancing yang dilakukan berdasarkan prinsip Al-Bai’ dalam bentuk penjualan suatu barang oleh konsumen kepada Adira Finance. Proses ini dilanjutkan dengan menyewakan kembali barang tersebut kepada konsumen yang sama berdasarkan prinsip Ijarah Muntahiyah Bittamlik. Kemudian di akhir masa sewanya dilakukan pengalihan kepemilikan kepada konsumen sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Selain itu, Pembiayaan AMANAH memberikan kemudahan dana pinjaman dengan jaminan BPKB sepeda motor atau mobil dengan syarat yang mudah, proses pencairan dana cepat, jaringan pembayaran angsuran yang luas, perlindungan asuransi sesuai prinsip syariah, sistem penyimpanan BPKB yang aman, serta layanan yang bersahabat di ratusan kantor cabang atau perwakilan, call center, dan media digital.

Layanan Pembiayaan AMANAH dari Adira Finance ini sudah pasti aman dan terpercaya karena terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Yuk, ajukan langsung pembiayaannya di sini.

Bagikan Artikel

Artikel Terbaru

Dapatkan informasi terbaru tentang Adira Finance
Subscribe Sekarang


Kantor Pusat Adira Finance

Gedung Millenium Centennial Center Lt. 53-61
Jl. Jend. Sudirman Kav. 25
Karet Setiabudi
Jakarta Selatan
DKI Jakarta 12920
+62139733232/322

Call Center : 1500511
Email : customercare@adira.co.id
Cari Lokasi Cabang
  • Copyright @ Adira Finance Berizin dan Diawasi oleh OTORITAS JASA KEUANGAN