Home / Berita Terbaru

8 Jenis Usaha yang Cocok Saat Pandemi

8 Jenis Usaha yang Cocok Saat Pandemi

06 Juli 2021 | Penulis : Adira Finance

Munculnya pandemi Covid-19 menyebabkan sebagian sektor usaha mengalami penurunan yang cukup drastis. Tren semakin berubah dan pola kebiasaan konsumen pun memengaruhi pilihan jenis usaha yang potensial. Menjalankan usaha di tengah pandemi Covid-19 memang sebuah tantangan bagi para pelaku bisnis. Namun, Sahabat tidak perlu khawatir karena di bawah ini ada beberapa ide jenis usaha yang cocok dijalankan selama pandemi, di antaranya:

  1. Makanan Beku (Frozen Food)

    Permintaan terhadap makanan beku (frozen food) semakin meningkat terutama sejak munculnya pandemi covid-19 di Indonesia. Sebab, menurut riset dari Mckinsey & company menunjukkan bahwa 58% konsumen Indonesia memilih mengurangi frekuensi makan langsung di tempat saat berada di restoran atau cafe selama pandemi. Dengan adanya kendala tersebut, banyak brand-brand kuliner yang mulai merambah ke dunia digital untuk menjual menu makanan dalam bentuk yang beku dan tahan lama (frozen food). Melihat peluang jenis usaha ini, maka Sahabat juga bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk mendapat untung dari hasil penjualan makanan beku (frozen food). 

  2. Reseller atau Dropshipper 

    Menjadi reseller atau dropshipper termasuk jenis usaha yang masih diminati banyak orang, terutama saat pandemi seperti sekarang ini. Bahkan, saat ini sudah banyak produsen atau supplier yang menyediakan berbagai macam jenis produk yang bisa dijual kembali oleh para reseller atau dropshipper, mulai dari pakaian, makanan, alat rumah tangga, elektronik, dan lainnya. Reseller biasanya harus membeli terlebih dahulu produk dari produsen atau supplier untuk dijual kembali. Sementara, dropshipper tidak perlu menyetok barang dan tidak memikirkan proses pengiriman barang karena sudah dikirim langsung oleh produsen kepada pembeli. 

  3. Jasa Desain Grafis

    Jenis usaha ini sangat cocok bagi Sahabat yang hobi mendesain dan menggunakan berbagai software desain untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Bahkan, jenis usaha ini bisa menguntungkan jika Sahabat memang sudah memiliki banyak portofolio terkait desain. Selain itu, Jasa desain grafis hanya membutuhkan laptop sebagai penunjangnya, serta layanan internet yang mendukung. Untuk mengembangkan jenis usaha ini, Sahabat bisa mempromosikan karya di media sosial dan website khusus layanan jasa demi meluaskan target market, baik di Indonesia hingga mancanegara. 

  4. Jasa Menulis

    Jenis usaha selanjutnya yang cocok dijalankan selama pandemi adalah jasa menulis. Usaha ini dapat Sahabat maksimalkan karena saat ini banyak perusahaan atau individu yang membutuhkan jasa penulis lepas untuk membuat artikel demi kebutuhan promosi. Untuk memulai jenis usaha ini, Sahabat bisa mempromosikan diri di media sosial atau daftar di website khusus pekerja lepas agar mudah dilihat oleh perusahaan. Pastikan Sahabat menyusun portofolio berupa tulisan yang sudah pernah dibuat untuk meyakinkan para pencari jasa menulis.

  5. Aksesoris 

    Munculnya pandemi membuat kebutuhan akan aksesoris pun meningkat, seperti strap masker, konektor masker, dan sejenisnya. Sahabat bisa memanfaatkan jenis usaha ini untuk meraup untung. Jenis usaha ini cukup menjanjikan jika Sahabat paham mengenai target pasar, memiliki kreativitas yang tinggi, dan konsisten. Sebab, tak ada usaha yang sukses dalam waktu yang cepat. 

  6. Pre Order (PO) 

    Jenis usaha pre order (PO) juga bisa Sahabat jalankan selama pandemi lho. Jenis usaha ini tidak sama dengan yang ready stock, karena prosesnya harus menunggu beberapa waktu untuk bisa mendapatkan barang tersebut. Akan tetapi, bisnis barang pre order (PO) banyak diminati para pemula karena tidak memerlukan banyak modal atau bahkan bisa tanpa modal sama sekali. 

  7. Produk perawatan dan kecantikan

    Salah satu jenis usaha yang cocok dijalankan selama pandemi adalah produk perawatan dan kecantikan. Jenis usaha ini layak Sahabat pertimbangkan mengingat tren penjualan skincare dan makeup cenderung masih stabil selama pandemi covid-19. Bagi Sahabat yang tertarik dengan usaha ini, sudah saatnya memaksimalkan peluang yang ada dengan menjual produk perawatan dan kecantikan secara online. 

    Baca juga: 6 Sumber Pinjaman Modal Usaha

  8. Jasa Pelatihan

    Jasa pelatihan termasuk jenis usaha dalam bidang pendidikan yang hasilnya cukup menguntungkan di masa pandemi. Apalagi bagi Sahabat ingin memberikan manfaat lebih banyak kepada orang lain. Buatlah sesuatu yang unik untuk membedakan jasa pelatihan atau mengajar yang Sahabat sediakan dibandingkan dengan jasa kompetitor, seperti membuat video konten yang menarik atau membuat webinar. Untuk memulai jenis usaha ini, Sahabat bisa mempromosikan ke orang terdekat dulu agar mendapat testimoni sebagai salah satu materi promosi. 

    Itulah beberapa jenis usaha yang bisa Sahabat pilih untuk mendapatkan penghasilan tambahan selama pandemi. Lantas, bagaimana cara menjalankan usaha di tengah situasi seperti saat ini? Simak tipsnya di bawah ini yuk! 

Tips Menjalankan Usaha di Tengah Pandemi

Ide jenis usaha di atas bisa Sahabat jalankan sesuai dengan pilihan masing-masing. Meskipun begitu, mengembangkan sebuah usaha di tengah pandemi memang tidak mudah. Namun, jika Sahabat membuat perencanaan usaha yang matang dan konsisten, usaha tersebut pasti menguntungkan. Berikut ini beberapa tips yang dapat membantu Sahabat menjalankan usaha selama pandemi, di antaranya:

  1. Coba untuk beradaptasi

    Tak hanya kebiasaan sehari-hari kita yang harus beradaptasi selama pandemi, tetapi usaha atau bisnis pun harus ikut beradaptasi agar mampu bertahan dan berkembang. Oleh karena itu, penting bagi Sahabat untuk mencermati perubahan perilaku dan kebutuhan konsumen selama pandemi. Sebagai contoh, saat pandemi sebagian masyarakat lebih sering berbelanja secara online, maka Sahabat harus memaksimalkan teknologi digital untuk mengembangkan bisnis. Jika belum memiliki akun toko online di media sosial, segeralah membuat sebagai bentuk promosi. Selain itu, manfaatkan juga e-commerce untuk memudahkan konsumen berbelanja. 

  2. Maksimalkan promosi digital

    Manfaatkan internet dan teknologi digital untuk mencari peluang bisnis yang bisa dijalankan secara online. Ada banyak platform yang bisa Sahabat gunakan untuk melakukan promosi secara agar bisnis tetap bertahan.

  3. Jangan takut mencoba hal baru

    Keluar dari zona nyaman memang tidak mudah, namun kondisi pandemi menuntut Sahabat untuk berani mencoba hal baru demi kemajuan bisnis. Cara ini bisa Sahabat lakukan untuk mencari ide-ide baru sebagai bentuk promosi yang lebih kreatif. Jika Sahabat berjualan makanan, cobalah menu-menu baru yang tengah diminati banyak orang, khususnya target market bisnis Sahabat. Terus berinovasi merupakan salah satu kunci agar bisnis Sahabat mampu bertahan di tengah pandemi. Selain itu, penting juga untuk komitmen, konsisten, dan sabar dalam menjalankan bisnis selama pandemi. Sebab, tak ada bisnis yang sukses dalam waktu yang singkat. 

  4. Manfaatkan pinjaman dana 

    Salah satu cara mudah untuk menjalankan jenis usaha di tengah pandemi yaitu dengan memiliki modal usaha yang cukup. Modal usaha bisa Sahabat dapatkan dengan memanfaatkan layanan Kredit Multiguna. Dengan Kredit Multiguna, Sahabat bisa mendapatkan dana tunai secara cepat hanya dengan mengagunkan Bukti Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) mobil atau motor yang dimiliki. Cara ini cukup mudah digunakan karena aset tersebut tetap bisa digunakan untuk mendukung mobilitas dan memperluas usaha yang dikembangkan. Sahabat bisa menggunakan layanan ini dari Adira Finance karena sudah terdaftar dan diawasi oleh OJK. Tentunya dengan suku bunga yang sangat kompetitif sehingga tidak memberatkan proses pembayaran cicilan setiap bulannya. 

Bagikan Artikel

Artikel Terbaru

Dapatkan informasi terbaru tentang Adira Finance
Subscribe Sekarang


Kantor Pusat Adira Finance

Gedung Millenium Centennial Center Lantai 53, 56-61
Jl Jenderal Sudirman Kav. 25 Jakarta 12920

Call Center : 1500511
WhatsApp Chat / SMS : 0811 811 5811
Email : customercare@adira.co.id
Cari Lokasi Cabang
  • Copyright @ Adira Finance Terdaftar dan Diawasi oleh OTORITAS JASA KEUANGAN