Home / Berita Terbaru

Low MPV Mitsubishi Diperkenalkan, Mesin 1.5L dan Lebih JangkungLow MPV Mitsubishi Diperkenalkan, Mesin 1.5L dan Lebih Jangkung

Low MPV Mitsubishi Diperkenalkan, Mesin 1.5L dan Lebih JangkungLow MPV Mitsubishi Diperkenalkan, Mesin 1.5L dan Lebih Jangkung

28 Juli 2017 | Penulis : Adira Finance

JAKARTA – Mitsubishi akhirnya resmi mengungkap wujud utuh produk MPV terbarunya yang akan meramaikan pasar Indonesia, hari ini, Senin (24/7). Digadang menggabungkan kegunaan MPV dan ketangguhan SUV.


Mitsubishi membekali low MPV terbarunya dengan mesin empat silinder 1.5-liter serta ground clearance hingga 205 mm. Jelas ini lebih jangkung dari pesaing lain.

Soal namanya sendiri, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) memilih untuk mengumumkan nama dari MPV tersebut saat gelaran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017, Agustus mendatang.

Sebelumnya sempat beredar rumor mobil yang akan masuk ke segmen low MPV tersebut akan memakai nama Expander, namun MMKSI cenderung bungkam ketika ditanyakan soal kebenarannya.

Small MPV ini dikembangkan untuk memanjakan konsumen di Indonesia, dengan konfigurasi tujuh kursi penumpang dan harga terjangkau. Disebut sebagai Next Generation MPV, mobil diklaim menawarkan kenyamanan ruang dan utilitas terbaik melalui variasi interiornya.

“Kami mempersembahkan Next Generation MPV guna memuaskan keinginan para pengguna MPV di Indonesia. Dengan nilai jual yang unik meliputi Class-Leading Body Size, Styling, Roominess dan Driving Performance, model ini akan memberikan nilai lebih terhadap kualitas hidup dari para konsumen kami,” jelas Presiden Direktur MMKSI, Kyoya Kondo.

Bagikan Artikel

Artikel Terbaru

Dapatkan informasi terbaru tentang Adira Finance
Subscribe Sekarang


Kantor Pusat Adira Finance

Gedung Millenium Centennial Center Lantai 53, 56-61
Jl Jenderal Sudirman Kav. 25 Jakarta 12920

Call Center : 1500511
WhatsApp Chat / SMS : 0811 811 5811
Email : customercare@adira.co.id
Cari Lokasi Cabang
  • Copyright @ Adira Finance Terdaftar dan Diawasi oleh OTORITAS JASA KEUANGAN