Home / Berita Terbaru

Memahami Deretan Komponen Mesin Mobil dan Fungsi-fungsinya

04 Oktober 2022 | Penulis : Adira Finance

Penting bagi Sahabat untuk mengetahui komponen mesin mobil beserta fungsi-fungsinya agar memudahkan Sahabat saat melakukan perawatan mesin tersebut. Hal pertama yang perlu Sahabat ketahui adalah komponen mesin mobil sendiri terdiri dari ratusan jenis. Namun, ada beberapa komponen mesin mobil utama yang bisa Sahabat pahami lebih dulu.

Secara umum, mobil-mobil yang beredar di tanah air saat ini menggunakan mesin dengan jenis pembakaran internal atau dikenal dengan istilah Internal Combustion Engine (ICE). Secara teoritis, mesin ICE ini bekerja dengan melakukan konversi energi kimia yang terdapat dalam bahan bakar menjadi energi mekanis yang prosesnya terjadi dalam suatu ruang bakar tertutup.

Untuk Sahabat ketahui, mesin ICE sendiri memiliki banyak komponen mesin mobil yang bergerak. Oleh karena itu, Sahabat memerlukan perawatan dan pelumasan yang tepat. Kalau begitu, simak dulu beberapa komponen mesin mobil berikut ini beserta fungsinya masing-masing.

Beberapa Komponen Mesin Mobil dan Fungsinya

Komponen mesin mobil dari mesin mobil jenis ICE memiliki beberapa bagian. Sejumlah bagian yang paling terlihat mulai dari kepala silinder hingga blok mesinnya. Inilah beberapa komponen mesin mobil yang perlu Sahabat ketahui.

  1. Kepala Silinder

    Kepala silinder atau cylinder head adalah salah satu komponen mesin mobil yang penting dan akan langsung tampak ketika Sahabat membuka kap mesin mobil. Posisinya yang berada di atas dapat langsung menjelaskan fungsinya yang cukup banyak dan kompleks. Beberapa fungsinya antara lain sebagai ruang pembakaran, lokasi mekanisme katup, saluran intake dan exhaust, sirkulasi oli, water jacket, hingga tempat pemasangan busi.

    Sebagai ruang bakar, ada tiga model yang dikenal secara umum untuk kepala silinder ini. Di antaranya adalah wedge yang berbentuk segitiga siku-siku, pentroof yang berbentuk segitiga sama kaki, dan hemispheric yang berbentuk parabola. Kepala silinder itu juga terbuat dari campuran baja dan aluminum. Selain itu, kepala silinder juga dirancang dengan material tahan panas dan tekanan tinggi karena di komponen inilah terjadi pembakaran.

  2. Blok Silinder

    Komponen mesin mobil selanjutnya adalah blok silinder atau combustion chamber. Lokasinya bisa ditemukan dengan mudah di bawah kepala silinder. Kedua komponen ini dihubungkan oleh beberapa baut dengan menggunakan gasket atau yang juga biasa disebut ‘paking’. Gasket digunakan dengan tujuan agar tidak terjadi kebocoran kompresi.

    Blok silinder ini berfungsi sebagai tempat beradanya tabung silinder, tempat piston bekerja, atau yang juga disebut combustion chamber. Lebar dari blok silinder ini kemudian dikenal dengan istilah ‘bore’. Nah, di bagian blok silinder inilah terjadi pemindahan energi panas menjadi mekanis.

    Secara umum, mobil yang beredar di Indonesia memiliki tabung silinder sebanyak empat buah yang diposisikan sejajar. Konfigurasi Komponen mesin mobil ini dikenal dengan istilah ‘inline 4’. Mesin semacam ini sering digunakan oleh pabrikan karena menawarkan keseimbangan yang tepat antara tingkat efisiensi, performa, serta ongkos produksi. Di samping itu, ada juga blok mesin degan konfigurasi V atau ‘boxer’ yang jenisnya umum digunakan pada mobil yang berorientasi pada performa.

  3. Piston

    Komponen mesin mobil selanjutnya adalah piston yang perannya sangat penting dalam mesin mobil. Komponen ini memiliki empat fungsi, di antaranya adalah mengisap udara masuk ke dalam silinder, menciptakan kompresi, mengubah energi panas menjadi energi mekanis, hingga mendorong gas sisa pembakaran mesin keluar. Semua proses itu terjadi secara cepat dan berulang-ulang selama mesin mobil dihidupkan.

    Dalam menjalankan tugasnya, piston ini bertugas untuk bergerak naik-turun. Piston sendiri juga memiliki titik mati atas (TMA) dan titik mati bawah (TMB). Piston bergerak dari posisi bawah hingga atas yang dikenal dengan istilah ‘stroke’. Komponen mesin mobil ini juga dilengkapi dengan ring piston dan batang piston (connecting rod) yang menghubungkan ke poros engkol (crankshaft).

  4. Poros Engkol

    Komponen mesin mobil ini memiliki beberapa sebutan, salah satunya adalah ‘crankshaft’. Sementara dalam dunia perbengkelan, poros engkol ini dikenal dengan istilah kruk as. Poros engkol sendiri berada di bawah mesin, tetapi masih menyatu dengan blok mesin dan terhubung pula dengan batang piston lewat bearing yang disebut ‘crank pin’.

    Fungsi poros engkol intinya adalah mengubah gerakan naik turun dari piston menjadi gerakan berputar. Putaran itu kemudian diteruskan ke transmisi sehingga mobil bisa bergerak maju atau mundur. Poros engkol sendiri memiliki lima bagian, di antaranya adalah:

    • Crank pin journal: Bagian poros engkol yang terhubung dengan batang piston. Di dalamnya terdapat lubang oli untuk melumasi bidang yang bergesekkan.
    • Main journal: Bagian poros engkol yang terhubung ke blok mesin. 
    • Crank pin oil hole: Lubang saluran oli di dalam poros engkol yang juga menghubungkan oli di crank pin journal dan main journal.
    • Counter weight: Penyeimbang poros engkol ketika berputar,
    • Crank arm: Penghubung antara main journal dan crank pin journal sehingga semuanya menjadi satu kesatuan komponen.
    • Transmisi
    • Membahas komponen mesin mobil dan fungsinya belum lengkap tanpa ikut melihat bagian yang satu ini, yaitu transmisi.
  5. Transmisi

    Komponen mesin mobil selanjutnya adalah transmisi yang tugasnya adalah mengatur torsi dan tenaga yang dibutuhkan kendaraan. Sebuah torsi yang besar dibutuhkan agar mobil bisa bergerak maju atau mundur dari posisi diam.

    Inilah tugas transmisi, yang bekerja untuk memanipulasi torsi yang dihasilkan mesin agar mobil dapat melaju. Tentunya lewat pemilihan gear yang sesuai. Setelah melaju dalam kecepatan tertentu, torsi besar sudah tak dibutuhkan lagi, dan memerlukan tenaga untuk membawa mobil itu berjalan lebih kencang lagi. Hal ini pun menjadi tugas transmisi untuk menyediakan gear yang dapat mengakomodasi kebutuhan itu.

    Ada tiga jenis transmisi yang umum digunakan mobil-mobil di Indonesia. Mulai dari transmisi manual, yang mengharuskan pengemudi memilih gir sendiri; transmisi otomatis konvensional dengan torque converter; dan transmisi otomatis CVT yang memanfaatkan puli serta sabuk baja.

  6. Turbocharger

    Komponen mesin mobil berikutnya yang perlu Sahabat ketahui adalah turbocharger. Meskipun tidak semua mobil memiliki komponen ini, turbocharger belakangan semakin banyak digunakan oleh berbagai pabrikan. Turbocharger di mesin mobil memiliki tugas memampatkan udara yang masuk ke ruang bakar. Komponen ini bekerja dengan cara mengambil udara panas dari saluran pembuangan, lalu mendorongnya ke intercooler untuk didinginkan.

    Setelah didinginkan, udara tersebut masuk ke ruang bakar dengan tekanan tinggi untuk kembali digunakan dalam proses pembakaran. Turbocharger akan membuat mobil-mobil dengan mesin kecil jadi punya tenaga lebih besar. Namun, turbocharger berbeda dengan supercharger yang bekerja secara instan mengikuti putaran mesin. Supercharger mengambil tenaga dari mesin dan inilah yang membuatnya kurang efisien.

Itulah beberapa komponen mesin mobil beserta fungsi-fungsinya yang perlu Sahabat kenali dan ketahui. Jika berencana membeli mobil namun dananya belum mencukupi, Sahabat tidak perlu khawatir lagi. Sebab, Sahabat dapat manfaatkan layanan Kredit Mobil dari Adira Finance. Kredit mobil merupakan cara membeli mobil baru atau bekas dengan metode pembayaran yang dicicil. Layanan ini memudahkan siapapun untuk mendapatkan mobil impian dengan lebih cepat dan mudah. Ada skema pembayaran, seperti persentase uang muka (DP) dan cicilan yang sudah ditentukan sesuai dengan tenor atau periode pembayaran yang dipilih. 

Sahabat tidak perlu khawatir karena layanan kredit mobil dari Adira Finance sudah pasti aman dan terpercaya. Yang lebih spesial, persyaratan dan prosesnya juga cepat lho. Sebelum Sahabat mengajukan kredit mobil baru murah, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi. 

Ketentuan konsumen di Adira Finance sendiri terbagi ke dalam beberapa kategori, di antaranya konsumen perorangan karyawan (PNS atau swasta), konsumen perorangan wiraswasta dan profesional, serta konsumen perusahaan atau kelembagaan. Untuk mengetahui ketentuan konsumen Adira Finance, Sahabat bisa klik di sini.

Bagikan Artikel

Artikel Terbaru

Dapatkan informasi terbaru tentang Adira Finance
Subscribe Sekarang


Kantor Pusat Adira Finance

Gedung Millenium Centennial Center Lt. 53-61
Jl. Jend. Sudirman Kav. 25
Karet Setiabudi
Jakarta Selatan
DKI Jakarta 12920

Call Center : 1500511
Email : customercare@adira.co.id
Cari Lokasi Cabang
  • Copyright @ Adira Finance Berizin dan Diawasi oleh OTORITAS JASA KEUANGAN