Home / Berita Terbaru

Pengertian, Konsep, dan Destinasi Wisata Halal di Indonesia

Pengertian, Konsep, dan Destinasi Wisata Halal di Indonesia

16 Agustus 2022 | Penulis : Adira Finance

Indonesia tergolong sebagai sebuah negara yang baru saja diperkenalkan oleh konsep wisata halal. Jenis wisata ini sudah muncul duluan di beberapa negara dengan populasi Muslim yang cukup besar seperti Arab Saudi, Palestina, Turki, Uni Emirat Arab, Mesir, dan Malaysia. Wisata halal juga mulai dikembangkan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) di sejumlah daerah di Indonesia.

Wisata halal sendiri diharapkan dapat menjadi alternatif bagi wisatawan Muslim maupun non-Muslim untuk berwisata dan memenuhi kebutuhan spiritualnya. Sektor pariwisata dalam negeri pun diharapkan mampu menggaet lebih banyak wisatawan lokal dan mancanegara lewat sektor wisata ini.

Di balik itu, wisata halal sendiri masih dianggap keliru oleh sebagian orang, bahwasanya wisata jenis ini dianggap sebagai Islamisasi terhadap dunia pariwisata. Padahal yang dimaksudkan bukan demikian. 

Dalam pengertiannya, menurut Kemenparekraf, wisata halal secara umum merupakan layanan tambahan amenitas, atraksi, dan aksesibilitas yang ditujukan dan diberikan untuk memenuhi pengalaman, kebutuhan, dan keinginan wisatawan Muslim. Sementara menurut Kementerian Agama (Kemenag), wisata halal merupakan pemberian fasilitas bagi wisatawan Muslim untuk dapat menunaikan kewajiban syariatnya di lokasi wisata tersebut.

Konsep Wisata Halal

Secara konseptual, wisata halal adalah konsep pelayanan dan produk wisata berbasis syariah Islam. Beberapa hal yang termasuk ke dalam jenis wisata ini seperti tersedianya hotel halal, restoran halal, resor halal, dan halal trip. Konsep ini tak sebatas digunakan di negara-negara Islam saja, tetapi juga dapat diaplikasikan di negara-negara yang penduduknya tidak mayoritas beragama Islam. 

Dalam hukum Islam, “halal” berarti hal yang dapat diizinkan, dan dalam konteks pariwisata, wisata halal menerapkan aturan yang berhubungan dengan hukum atau nilai-nilai Islam. Keberadaan wisata ini patut dipertimbangkan mengingat masih belum ada standar yang diakui internasional terhadap pariwisata halal. Wisata ini juga masih terkait dengan konsep wisata Islam (Islamic tourism), destinasi wisata ramah halal (halal friendly tourism destination), perjalanan halal (halal travel), destinasi perjalanan ramah Muslim (Muslim-friendly travel destination), serta gaya hidup halal (halal lifestyle).

Destinasi wisata pun perlu menyediakan dan memiliki beberapa hal demi mewujudkan wisata halal tersebut. Di antaranya seperti penyediaan makanan halal, fasilitas pendukung untuk beribadah berupa mushola dan tempat wudhu, hingga pelayanan ramah muslim lainnya.

Konsep pengembangan pariwisata halal di Indonesia ini juga merupakan konsep wisata yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dan pengalaman wisatawan di tanah air, terlebih kepada wisatawan Muslim. Konsep itu di antaranya: layanan makanan dan minuman halal, fasilitas ibadah berkualitas, toilet bersih dengan air memadai, memberi nilai manfaat sosial, program ramadan, pengalaman unik bagi wisatawan muslim, bebas dari aktivitas non halal, penyediaan area rekreasi dengan privasi.

Destinasi Wisata Halal di Indonesia

Ada beberapa destinasi wisata halal yang terdapat di Indonesia. Berikut ini adalah 7 daerah di Indonesia yang mulai menerapkan konsep wisata halal:

  1. Aceh

    Aceh pun berhasil mendapatkan penghargaan sebagai World Best Airport for Halal Travellers dan World Best Halal Cultural Destination dari World Halal Tourism Award tahun 2016 lalu. Aceh memiliki sejumlah destinasi wisata bernuansa Islami yang menjadi daya tarik tersendiri.

  2. Lombok

    Lombok termasuk daerah yang sudah lama mengadopsi konsep wisata halal. Sejumlah destinasi dan akomodasi wisata di Lombok telah menggunakan model wisata ini pada layanannya. Lombok pun pernah dinobatkan sebagai The World Best Halal Tourism Destination dalam ajang World Halal Travel Awards 2015 di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. GMTI bahkan memberikan nilai 76 untuk kualitas layanan komunikasi di Lombok pada 2019.

  3. Kepulauan Riau

    Kepulauan Riau juga sangat potensial menjadi salah satu destinasi wisata ramah muslim di Indonesia. Beberapa destinasi wisata halal di Kepulauan Riau seperti Masjid Sultan Kepulauan Riau yang terletak di Pulau Penyengat yang muncul sebagai landmark kawasan tersebut.

  4. Sumatra Barat

    Sumatra Barat telah banyak menyabet prestasi bergengsi dalam World Halal Tourism Award 2016. Setidaknya ada tiga penghargaan yang berhasil diraih Sumatra Barat, yakni World Best Halal Destination, World Best Halal Tour Operator, dan World Best Halal Culinary Destination. Dari tiga penghargaan itu, Sumatra Barat sangat potensial untuk mengembangkan wisata halal di Indonesia.

  5. Jakarta

    Menparekraf Sandiaga Uno juga telah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Imam Besar Masjid Istiqlal yang kemudian dikembangkan sebagai destinasi wisata religi di Indonesia. Pemilihan Jakarta tidak dapat dilepaskan dari lengkapnya fasilitas ramah Muslim. Setidaknya ada 510 hotel dengan sertifikat halal dan lima hotel tipe syariah di Jakarta.

  6. DI Yogyakarta

    Daerah Istimewa Yogyakarta juga memiiki banyak bangunan bersejarah peninggalan kerajaan Islam. Salah satunya adalah Kasultananan Yogyakarta yang merupakan pecahan dari Kerajaan Mataram Islam di masa silam. Selain itu, potensi wisata halal di Yogyakarta antara lain Kampung Kauman hingga Masjid Gedhe Kauman yang pembangunannya diprakarsai oleh Sri Sultan Hamengkubuwono I pada tahun 1773 silam.

  7. Sulawesi Selatan

    Lokasi berikutnya yang berpotensi besar untuk wisata halal adalah Sulawesi Selatan, terutama di ibu kotanya, Makassar. Kota ini memiliki sejumlah masjid penting yang modern, mulai dari masjid terapung di kawasan Pantai Losari, hingga Masjid 99 Kubah yang dirancang oleh Ridwan Kamil.

Sahabat, itulah sekilas penjelasan mengenai pengertian, konsep, dan beberapa destinasi wisata halal di Indonesia. Sahabat bisa merencanakan kunjugan ke sejumlah wilayah yang menyediakan jenis wisata ini di berbagai provinsi di Indonesia. Jika budget Sahabat belum mencukupi, Sahabat tetap bisa melakukan perjalanan wisata halal ini bersama keluarga dengan memanfaatkan fasilitas Pembiayaan AMANAH (Adira Multi Dana Syariah) dari Adira Finance.

Pembiayaan AMANAH ini adalah layanan pembiayaan dana berlandaskan prinsip syariah menggunakan akad Al-Bai’ wa al-isti’jar sebagai salah satu mekanisme pembiayaan ulang atau refinancing yang dilakukan berdasarkan prinsip Al-Bai’ dalam bentuk penjualan suatu barang oleh konsumen kepada Adira Finance. Proses ini dilanjutkan dengan menyewakan kembali barang tersebut kepada konsumen yang sama berdasarkan prinsip Ijarah Muntahiyah Bittamlik. Kemudian di akhir masa sewanya dilakukan pengalihan kepemilikan kepada konsumen sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Selain itu, Pembiayaan AMANAH memberikan kemudahan dana pinjaman dengan jaminan BPKB sepeda motor atau mobil dengan syarat yang mudah, proses pencairan dana cepat, jaringan pembayaran angsuran yang luas, perlindungan asuransi sesuai prinsip syariah, sistem penyimpanan BPKB yang aman, serta layanan yang bersahabat di ratusan kantor cabang atau perwakilan, call center, dan media digital.

Layanan Pembiayaan AMANAH dari Adira Finance ini sudah pasti aman dan terpercaya karena terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Ajukan langsung pembiayaannya di sini, yuk.

Bagikan Artikel

Artikel Terbaru

Dapatkan informasi terbaru tentang Adira Finance
Subscribe Sekarang


Kantor Pusat Adira Finance

Gedung Millenium Centennial Center Lt. 53-61
Jl. Jend. Sudirman Kav. 25
Karet Setiabudi
Jakarta Selatan
DKI Jakarta 12920
+62139733232/322

Call Center : 1500511
Email : customercare@adira.co.id
Cari Lokasi Cabang
  • Copyright @ Adira Finance Berizin dan Diawasi oleh OTORITAS JASA KEUANGAN