Home / Berita Terbaru

Pinjaman Modal Usaha Tanpa Jaminan, Cocok Untuk 4 Bisnis Kekinian Ini

Pinjaman Modal Usaha Tanpa Jaminan, Cocok Untuk 4 Bisnis Kekinian Ini

20 November 2020 | Penulis : Adira Finance

Terjangan pandemi COVID-19 saat ini membuat banyak perusahaan melakukan efisiensi. Alhasil gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) terjadi dan terus menggulung angkatan kerja di Indonesia. Oleh karena itu, tak aneh jika saat ini jika Sahabat lihat, di berbagai timeline media ataupun jejaring sosial, banyak dipenuhi akun jualan. Kebanyakan dari mereka menggunakan pinjaman modal usaha tanpa jaminan sebagai sumber pendanaan awal.

Dipilihnya fasilitas pembiayaan itu bukanlah tanpa maksud. PInjaman modal usaha tanpa jaminan tidak memerlukan agunan saat akan mengajukannya. Hal itu tentu meringankan beban Sahabat sekalian.

Selain itu, proses pencairan pinjaman modal usaha tanpa jaminan memiliki waktu yang lebih pendek ketimbang menggunakan agunan. Karena dalam proses pinjaman dengan jaminan, berkas Sahabat akan dinilai lebih lanjut oleh pihak kreditur untuk kemudian diputuskan disetujui atau ditolak.

Nah berikut merupakan beberapa bisnis yang bisa Sahabat jalani melalui pinjaman modal usaha tanpa jaminan.

1. Kopi Susu Kekinian

Sahabat yang saat ini ingin menjajal bisnis kopi susu kekinian bisa memanfaatkan fasilitas pinjaman modal usaha tanpa jaminan sebagai modal awal. Terpenting adalah Sahabat perlu membuat rencana bisnis yang matang sekaligus mengurus perizinan usahanya.

Dengan membuat rencana bisnis yang baik, Sahabat bisa dengan mudah memperkirakan berapa besar kebutuhan dana untuk memulai bisnis kopi susu kekinian.

Minum kopi sejatinya merupakan budaya turun temurun yang sudah ada sejak zaman nenek moyang kita terdahulu. Sekarang, kebiasaan itu muncul kembali didorong oleh gaya hidup milenial yang mengedepankan pengalaman dan sensasi saat meminum segelas kopi.

Alhasil saat ini, Sahabat bisa dengan mudah menemukan kedai kopi susu yang menyajikan atmosfer unik dan cita rasa kopi ciamik.

Di hampir setiap kota, terdapat puluhan bahkan ratusan kedai kopi yang manis bertengger di sudut kota. Bahkan saking masifnya, kedai kopi bisa juga ditemukan di dalam gang-gang sempit.

Untuk yang menyukai kopi dengan sensasi ngopi di pinggir jalan, bisa juga menyambangi street coffee shop yang berada di beberapa titik di Ibukota.

Modal untuk bisnis kopi memang tidaklah terlalu besar. Sahabat yang ingin membuka bisnis di ruko ataupun di dalam pusat perbelanjaan, ongkos terbesarnya berada di sewa lokasi itu sendiri. Tetapi untuk Sahabat yang mengusung bisnis street coffee shop, modal yang dikeluarkan tidak sebesar membuka kedai di ruko ataupun mal.

Sahabat juga bisa memilih, ingin mengusung merek sendiri atau menggunakan merek yang sudah ada dengan skema franchise. Dua-duanya memiliki keunggulan juga kelemahan tersendiri. Untuk Sahabat yang ingin membawa merek sendiri, otomatis harus mencari dan membentuk pasar untuk produk yang ingin dijual

Mulai dari branding, pemasaran, pasokan bahan baku, tenaga terampil dan juga perizinan semuanya harus Sahabat urus secara mandiri.

Sementara untuk bisnis kopi yang menggunakan skema franchise, Sahabat tidak perlu repot mengurus itu semua. Hal tersebut biasanya sudah termasuk dengan paket franchise yang dipilih.

Jenis bisnis dengan skema franchise cocok untuk Sahabat yang baru memulai wirausaha. Rata-rata modal awal franchise berkisar di angka Rp 25 juta hingga 50 juta. Harga itu belum termasuk sewa lokasi yang harus Sahabat cari sendiri.

2. Bisnis Boba

Boba merupakan jenis minuman manis yang memiliki bulatan kenyal di dalamnya. Minuman ini viral di Taiwan dengan nama asli zenzhu naicha. Jenis minuman yang bisa diberikan Boba adalah teh, thai tea, susu dan minuman berperisa lainnya.

Minuman ini digandrungi anak muda dan juga remaja zaman sekarang. Jadi rasanya cocok untuk Sahabat yang ingin mencari peruntungan di bisnis Boba.

Sahabat bisa menggunakan fasilitas pinjaman modal usaha tanpa jaminan untuk memenuhi kebutuhan pendanaan awal. Rata-rata kebutuhan modal untuk memulai franchise Boba berada di bawah Rp 10 juta.

Modal yang relatif mini itu bisa Sahabat penuhi dengan mengandalkan pinjaman dari pihak ketiga. Sementara untuk sewa lokasi, Sahabat bisa menggunakan dana dari kantong sendiri.

Hal itu bertujuan untuk menciptakan keseimbangan neraca pembayaran yang Sahabat sendiri. Pilihlah lokasi yang berada di pinggir jalan. Atau jika tidak, Sahabat juga bisa menimbang untuk membuka kedai boba di wilayah perumahan yang baru saja dihuni.

Maklum, kebanyakan penghuni perumahan baru merupakan pasangan muda yang baru saja memiliki anak. Sehingga populasi anak kecilnya cukup banyak, hal itu bisa menjadi ceruk pasar yang menarik untuk mengembangkan bisnis minuman boba milik Sahabat.

3. Bisnis pakaian online

Memulai bisnis pakaian secara online gampang-gampang susah. Disini kreativitas dan juga kepekaan Sahabat untuk bisa mengikuti dan membaca selera pasar sangat dibutuhkan.

Hal itu berkaitan dengan strategi pemasaran yang akan dijalankan. Untuk urusan modal, Sahabat bisa mengajukan pinjaman modal usaha tanpa jaminan di lembaga pembiayaan yang tersebar di Indonesia.
Untuk mengurangi penggunaan modal, Sahabat juga bisa menggunakan skema bisnis dropship. Biasanya agen-agen baju besar menyediakan jasa ini.

Sahabat hanya perlu membuat akun di media sosial untuk kemudian berjualan. Nantinya, Sahabat akan mendapat harga yang jauh lebih miring dibanding harga jual normal. Secara mudahnya, Sahabat akan mendapatkan harga reseller.

Sementara, nama pengirim produk akan dituliskan sebagai nama Sahabat sendiri. Namun untuk mempercepat pelayanan, Sahabat bisa juga melakukan stok untuk sejumlah produk yang memiliki daya tarik tersendiri.

4. Rice bowl

Bisnis yang satu ini merupakan bisnis yang banyak dilakukan oleh Sahabat yang memiliki hobi masak. Modalnya memang cukup besar, namun keuntungannya juga sebanding.

Rata-rata bisnis makanan memiliki presentase keuntungan 100%. Namun memang diperlukan kerja keras untuk bisa menciptakan masakan yang enak juga sehat.

Rice bowl dipilih karena modelnya yang praktis dan mudah dibawa kemana saja. Jenis makanan ini hanya bermodalkan nasi putih dan juga lauk pauk serta sayuran dalam porsi yang cukup.

Untuk urusan modal, Sahabat bisa mengajukan pinjaman modal usaha tanpa jaminan di lembaga pembiayaan yang Sahabat percaya.

Mengandalkan nasi sebagai bahan utamanya, modal dasar untuk membuat rice bowl berada di kisaran Rp 10 ribu per pack. Sahabat bisa menjualnya di harga Rp20 ribu per pack dengan toping telur ataupun daging ayam fillet.

Mendapatkan penghasilan memang suatu keharusan. Itu diperlukan untuk menunjang kebutuhan hidup. Namun caranya bisa Sahabat pilih sendiri, mau selamanya menjadi karyawan alias orang gajian, atau menjadi seorang entrepreneur yang bisa membuka lapangan kerja buat orang lain.

Dimulai saja terlebih dahulu lalu tekuni. Karena tidak ada kesuksesan yang diraih secara instan. Semua perlu kerja pintar dan kadang pengorbanan. Namun hasilnya nanti Sahabat bisa rasakan sendiri, bagaimana manisnya keuntungan dari buah karya dan cipta pikiran kita sendiri

Bagikan Artikel

Artikel Terbaru

Dapatkan informasi terbaru tentang Adira Finance
Subscribe Sekarang


Kantor Pusat Adira Finance

Gedung Millenium Centennial Center Lantai 53, 56-61
Jl Jenderal Sudirman Kav. 25 Jakarta 12920

Call Center : 1500511
WhatsApp Chat / SMS : 0811 811 5811
Email : customercare@adira.co.id
Cari Lokasi Cabang
  • Copyright @ Adira Finance Terdaftar dan Diawasi oleh OTORITAS JASA KEUANGAN