Home / Berita Terbaru

Strategi Motorola untuk Merangkul Konsumen IndonesiaStrategi Motorola untuk Merangkul Konsumen Indonesia

Strategi Motorola untuk Merangkul Konsumen IndonesiaStrategi Motorola untuk Merangkul Konsumen Indonesia

24 September 2017 | Penulis : Adira Finance

JAKARTA – Bukan perkara yang mudah untuk membangun kembali sebuah merek yang sempat meredup. Itu pula yang dialami oleh Motorola. Semenjak diakuisi Lenovo per tahun 2015 lalu, perusahaan yang identik dengan jargon ‘Hello Moto’ ini pun melakukan berbagai upaya untuk mengembalikan kejayaan Motorola di pasar smartphone dunia, termasuk di Indonesia.

Menurut Chief Marketing Officer, Mobile Business Group Lenovo and Motorola Mobility Jan Huckfeldt, Indonesia memiliki kontribusi yang cukup besar terhadap perkembangan Motorola.

“Indonesia merupakan 1 dari 10 negara yang paling penting untuk Motorola. Oleh karena itu, kami tidak ragu untuk memperkuat penetrasi kami dengan membangun manufaktur di Indonesia. Perlu diketahui, kami hanya memiliki 5 manufaktur, dan salah satunya ada di sini,” ujar Huckfeldt kepada awak media di Hotel Mulia Jakarta, Selasa (19/09/2017).

Oleh karena itu, pihaknya tengah melakukan berbagai cara untuk mempercepat pertumbuhan pasar di Indonesia. Selain mematuhi aturan TKDN sebesar 30 persen yang ditetapkan oleh Kemkominfo, Motorola juga memanfaatkan pengaruh media sosial dan industri digital.

“Kami berusaha membangkitkan ingatan konsumen terhadap merek Motorola yang merupakan pionir dalam telepon seluler melalui berbagai platform,” sambungnya.

Secara terpisah, MBG Marketing Manager Lenovo Indonesia Miranda Vania Warokka mengatakan bahwa salah satu platform yang akan ‘digenjot’ untuk mendongkrak popularitas Motorola di Indonesia adalah dengan memanfaatkan jejaring sosial.

“Sempat ada yang bertanya kepada saya, kenapa sih Motorola jarang ngiklan di TV? Nah, berdasarkan riset kami, strategi yang saat ini cocok dengan tren konsumen Indonesia adalah dengan melakukan kampanye lewat media sosial dan internet. Makanya, kami berusaha membuat konsumen untuk mencari informasi seputar produk Motorola melalui internet,” sambung Miranda.

Selain itu, Motorola juga sengaja membuat smartphone dengan level ekonomi yang berbeda agar bisa dijangkau oleh seluruh kalangan masyarakat di Indonesia. Untuk segmen low-end misalnya, Motorola menyediakan tipe Moto C dan E. Di kelas menengah, bercokol Moto G5s Plus. Sementara di segmen high class, ada seri Moto Z yang populer dengan aneka modsnya.

Lebih lanjut lagi, pihaknya menargetkan untuk masuk dalam tiga besar dalam hal penjualan smartphone di Indonesia.

“Secara global, kami sudah masuk dalam tiga teratas. Nah, untuk di Indonesia, kami berusaha mengejar hal tersebut,” pungkasnya.

Bagikan Artikel

Artikel Terbaru

Dapatkan informasi terbaru tentang Adira Finance
Subscribe Sekarang

  • Copyright @ Adira Finance Terdaftar dan Diawasi oleh OTORITAS JASA KEUANGAN