Home / Berita Terbaru

Tips Membeli Tanah Kavling yang Aman Bebas Penipuan

23 Februari 2024 | Penulis : Adira Finance

Tanah merupakan aset tidak bergerak yang bernilai tinggi dan terus mengalami kenaikan dari tahun ke tahun. Hal inilah yang kemudian menjadi dasar mengapa tanah dan properti banyak diminati sebagai bentuk investasi jangka panjang.

Sahabat, membeli tanah kavling merupakan keputusan penting yang memerlukan kewaspadaan dan pengetahuan yang baik. Banyaknya kasus penipuan dalam transaksi properti menuntut calon pembeli untuk ekstra hati-hati sekaligus cerdas. 

Bagi Sahabat yang saat ini tengah berencana untuk membeli tanah kavling, berikut beberapa hal yang bisa Sahabat lakukan agar proses pembelian dapat dilakukan secara aman dan terhindar dari risiko terjadinya penipuan.

1. Lokasi

Sebelum memutuskan untuk membeli tanah kavling, Sahabat sebaiknya terlebih dahulu melakukan penelitian tentang lokasi tersebut. Pastikan lokasi memiliki aksesibilitas yang baik, fasilitas umum dan potensi pertumbuhan ekonomi yang baik di masa mendatang. Informasi tentang perencanaan tata ruang, rencana pembangunan dan regulasi lingkungan juga penting untuk Sahabat icari tahu.

2. Legalitas

Pastikan tanah kavling yang akan Sahabat beli memiliki legalitas yang jelas dari sisi perizinan. Periksa sertifikat tanah, IMB (Izin Mendirikan Bangunan) dan dokumen-dokumen lain yang diperlukan. Sahabat dapat meminta bantuan ahli hukum properti atau dinas pertanahan untuk memastikan semua dokumen yang ada telah sah dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

3. Kepemilikan

Selalu verifikasi kepemilikan tanah sebelum mengambil keputusan. Pastikan nama pemilik tanah sesuai dengan yang tercantum dalam sertifikat. Hindari transaksi dengan pihak yang tidak memiliki hak kepemilikan yang sah atau memiliki masalah hukum terkait properti tersebut.
Jika tanah tersebut adalah tanah warisan, sebaiknya Sahabat mencari informasi terkait ahli waris yang sah untuk memastikan bahwa tanah tersebut bukan tanah sengketa.

4. Konsultasi

Seiring dengan kemajuan teknologi, kini mudah bagi Sahabat untuk mengakses informasi properti melalui website. Namun, agar lebih yakin, Sahabat disarankan tetap berkonsultasi dengan ahli properti atau agen properti terpercaya. Mereka dapat memberikan wawasan dan saran berdasarkan pengalaman mereka hingga memberikan bantuan untuk menjelaskan alur proses transaksi.

5. Riwayat

Jika Sahabat membeli tanah kavling dari seorang pengembang, periksa riwayat dan reputasi mereka. Tinjau proyek-proyek sebelumnya yang telah mereka kerjakan. Membaca testimoni dari klien sebelumnya dapat memberikan gambaran yang lebih baik tentang keandalan pengembang tersebut.

6. Infrastruktur

Infrastruktur di sekitar tanah kavling sangat mempengaruhi nilai properti. Pastikan bahwa daerah tersebut memiliki akses yang baik ke jalan utama, sistem air bersih, saluran pembuangan dan listrik. Infrastruktur yang baik dapat meningkatkan nilai properti  dan kenyamanan saat ditinggali.

7. Penawaran

Jika tawaran terkesan terlalu bagus dibanding harga pasaran tanah di sekitarnya, maka sebaiknya Sahabat waspada. Sebab penawaran harga yang terlalu rendah mungkin menunjukkan adanya indikasi masalah pada tanah tersebut atau penipuan. Selalu patuhi aturan prinsip "beli dengan harga wajar."

8. Kondisi Tanah

Penting untuk mengetahui kondisi fisik tanah kavling yang akan Sahabat beli. Apakah ada risiko banjir, tanah longsor, atau masalah ekologi lain yang mungkin terjadi di kemudian hari. Lakukan pengecekan di lapangan atau mintalah laporan dari ahli tanah untuk memahami lebih lanjut tentang kondisi tanah tersebut.

9. Dana

Terakhir, selalu siapkan dana cadangan untuk mengatasi kemungkinan biaya tambahan atau perubahan rencana yang tidak terduga. Hal ini dapat melibatkan biaya-biaya seperti pajak, biaya notaris, atau biaya pengembangan infrastruktur.

Membeli tanah kavling adalah investasi jangka panjang yang memerlukan pemikiran dan perencanaan matang. Dengan mengikuti tips-tips di atas, Sahabat dapat mengurangi risiko penipuan dan memastikan bahwa pembelian properti Sahabat berjalan lancar. Ingatlah bahwa kehati-hatian dan pengetahuan adalah kunci untuk mendapatkan tanah kavling yang aman sekaligus menguntungkan.

Beberapa Hal Yang Perlu Diwaspadai Saat Beli Beli Tanah Kavling

Setelah membahas mengenai tips cerdas membeli tanah kavling yang aman, selanjutnya kita akan membahas beberapa ciri-ciri indikasi penipuan yang perlu diwaspadai Sahabat. Hal ini dimaksudkan supaya Sahabat dapat membuat keputusan yang tepat saat berinvestasi dalam bentuk tanah kavling.

1. Harga Miring
Salah satu ciri penipuan yang umum adalah penawaran harga yang terlalu murah. Penjual yang berniat melakukan penipuan mungkin mencoba menarik calon pembeli dengan menawarkan harga di bawah pasar untuk menutupi kekurangan atau masalah yang mungkin ada pada tanah kavling tersebut.

2. Dokumen Palsu atau Tidak Lengkap
Dalam transaksi properti, dokumen-dokumen legal memiliki peran penting. Ciri penipuan dapat terlihat dari dokumen yang tidak lengkap atau terlihat janggal (terindikasi palsu). Sahabat sebaiknya memeriksa dengan cermat beberapa dokumen inti seperti sertifikat tanah, IMB, dan dokumen-dokumen lainnya untuk memastikan keabsahan dan kelengkapan.

3. Penjual Tidak Bersedia Bertemu di Lokasi
Jika penjual enggan atau menolak untuk bertemu langsung di lokasi tanah kavling, maka Sahabat perlu waspada. Sindikat penipu mungkin mencoba menjauhkan Sahabat dari tanah yang sebenarnya, dan transaksi semacam ini dapat menimbulkan risiko serius.

4. Kepemilikan Ganda atau Masalah Legal
Cek kepemilikan tanah secara hati-hati. Ciri penipuan dapat muncul jika tanah tersebut memiliki masalah legal, seperti kepemilikan ganda atau sengketa tanah. Lakukan pemeriksaan hukum untuk memastikan bahwa tanah kavling bebas dari masalah-masalah tersebut.

5. Tekanan Waktu yang Tinggi
Ciri penipuan lainnya adalah penekanan waktu yang tinggi pada calon pembeli. Oknum yang hendak melakukan upaya penipuan mungkin mencoba membuat Sahabat terburu-buru dalam pengambilan keputusan. Hal ini dilakukan agar Sahabat tidak memiliki waktu untuk berpikir lebih matang atau tidak sempat melakukan penyelidikan yang mendalam terhadap properti yang ditawarkan.

6. Lokasi Tidak Sesuai Deskripsi
Waspadai jika lokasi tanah kavling tidak sesuai dengan deskripsi yang diberikan oleh penjual. Oknum penipu bisa saja menggunakan foto atau informasi palsu dari berbagai sumber untuk menarik perhatian calon pembeli, sedangkan tanah yang sebenarnya justru tidak sesuai dengan yang ditawarkan atau dengan kata lain jauh dari ekspektasi pembeli.

7. Kondisi Tanah Tidak Sesuai Deskripsi
Calon pembeli sebaiknya melakukan pemeriksaan langsung terhadap kondisi tanah. Jika kondisi tanah tidak sesuai dengan deskripsi atau gambar yang diberikan, ini bisa menjadi pertanda ketidakjujuran dari penjual saat melakukan penawaran.


8. Perizinan
Penjual yang jujur pasti dapat memberikan informasi yang lengkap mengenai asal-usul tanah hingga dokumen perizinan yang diperlukan untuk membangun atau mengembangkan tanah kavling menjadi hunian tempat tinggal atau rumah. Jika penjual tidak dapat menyediakan dokumen ini, maka Sahabat harus lebih hati-hati karena memungkinkan terjadinya indikasi penipuan.

Sahabat, mengenali indikasi adanya tindak penipuan oknum dalam jual beli tanah merupakan langkah penting untuk melindungi diri Sahabat dari kerugian. sebagai calon pembeli, selalu lakukan penelitian yang komprehensif, melakukan verifikasi dokumen-dokumen dan jangan ragu untuk berkonsultasi dengan orang yang kompeten di bidang pertanahan untuk memastikan transaksi yang Sahabat akan lakukan berjalan dengan aman dan lancar. 

Bagi Sahabat yang ingin membeli properti tanah kavling untuk investasi ataupun hunian masa depan namun secara finansial belum mencukupi, Sahabat dapat menggunakan fasilitas Pinjaman Dana dari Adira Finance berupa layanan Kredit Multiguna dengan jaminan BPKB aset bergerak kendaraan roda dua dan roda empat.

Jadi tunggu apalagi, yuk segera ajukan pinjaman dana cepat dan mudah di Adira Finance sebagai pilihan dapatkan tambahan dana membeli tanah kavling untuk investasi cerdas di masa depan.

Bagikan Artikel

Artikel Terbaru

Dapatkan informasi terbaru tentang Adira Finance
Subscribe Sekarang


Kantor Pusat Adira Finance

Gedung Millenium Centennial Center Lt. 53-61
Jl. Jend. Sudirman Kav. 25
Karet Setiabudi
Jakarta Selatan
DKI Jakarta 12920

Call Center : 1500511
Email : customercare@adira.co.id
Cari Lokasi Cabang
  • Copyright @ Adira Finance Berizin dan Diawasi oleh OTORITAS JASA KEUANGAN