Home / Berita Terbaru

Tips Membuka Usaha Bengkel Motor. Bagaimana Memulainya?

01 Februari 2024 | Penulis : Adira Finance

Bengkel motor merupakan salah satu peluang usaha yang cukup menjanjikan pada saat ini. Dengan pangsa pasar yang luas, bisnis bengkel motor semakin diminati.Saat ini tak sulit bagi kita untuk menemukan bengkel motor yang tersebar di berbagai tempat, mulai dari pinggir jalan, wilayah pemukiman hingga di pelosok-pelosok daerah.

Berdasarkan data Korlantas Polri, hingga bulan Juli 2023 pertumbuhan jumlah sepeda motor di Indonesia tembus hingga 130 juta unit atau tepatnya sebesar 130.536.506 unit. Melihat jumlah angka yang besar ini, tentu usaha bengkel menjadi salah satu bisnis dengan prospek yang tinggi. Meskipun begitu, memulai usaha di bidang ini sarat dengan tantangan. Selain masalah keterampilan, modal dan perencanaan juga menjadi langkah krusial yang mesti dimiliki.

Bagi Sahabat yang pada saat ini memiliki impian untuk membuka usaha bengkel, kami akan memberikan beberapa tips serta panduan lengkap mengenai cara memulai sekaligus mengelola bengkel motor yang Sahabat miliki.

1. Lokasi Usaha

Sebelum memulai bisnis bengkel motor, lakukan riset pasar untuk memahami apa yang dibutuhkan dan bagaimana persaingan di area tempat Sahabat akan membuka usaha bengkel. 

Lokasi ideal untuk bisnis bengkel motor adalah di lokasi-lokasi yang berada di jalur perlintasan, mudah diakses pemotor, memiliki lahan parkir yang cukup luas dan berada di wilayah yang relatif ramai.

2. Segmentasi

Identifikasi keunggulan-keunggulan apa saja yang dimiliki oleh bengkel motor Sahabat. Apakah bengkel berfokus pada jenis motor tertentu atau semua jenis motor termasuk motor skutik, bebek hingga motor besar. Dan apakah sekaligus menjadi pemasok kebutuhan spare part motor atau hanya dalam ruang lingkup jasa perbaikan saja?.

Selain berdampak terhadap besaran modal yang dibutuhkan, memahami ruang lingkup sekaligus segmentasi dapat membuat diferensiasi antara usaha yang Sahabat miliki dengan para pesaing, sehingga dapat menarik pelanggan dengan lebih efektif.

3. Perizinan

Pastikan Sahabat telah mengurus semua perizinan dan izin usaha yang diperlukan sesuai peraturan setempat. Ini termasuk izin membangun usaha, izin lingkungan, dan izin-izin lain yang mungkin diperlukan.

4. Peralatan dan Suku Cadang

Peralatan dan suku cadang merupakan investasi besar bagi sebuah bengkel. Hal ini dikarenakan harganya yang relatif tidak murah dan memerlukan jumlah yang cukup banyak untuk stok. Beberapa jenis peralatan juga memiliki risiko hilang, patah hingga aus setelah digunakan.

Sahabat disarankan untuk membeli peralatan bengkel motor dengan kualitas yang baik dari distributor untuk mendapatkan harga terbaik.

5. Modernisasi

Manfaatkan teknologi dalam bisnis Sahabat. Mulai dari pembuatan website, penggunaan media sosial, hingga sistem pemesanan atau booking online. Strategi ini dapat meningkatkan keterlihatan bisnis Sahabat dan memudahkan pelanggan untuk berinteraksi.

Sahabat juga dapat menggunakan beberapa software manajemen bengkel yang mencatat transaksi hingga stok untuk memudahkan Sahabat memantau dan melacak inventaris stok, jadwal dan layanan pelanggan dengan lebih efisien.

6. Perekrutan Karyawan

Dalam bisnis bengkel motor, pastikan Sahabat merekrut karyawan dengan keahlian yang sesuai, terutama mekanik. Rekrut mekanik yang berpengalaman, terampil, berdedikasi, cekatan dan punya pendekatan yang baik terhadap pelanggan. Mekanik adalah “nyawa” dalam bisnis ini, jadi Sahabat harus teliti dalam hal rekrutmen.

7. Harga yang Kompetitif

Lakukan riset untuk menentukan harga pasaran yang sesuai. Harga yang terlalu mahal dapat membuat pelanggan beralih ke tempat lain, namun harga yang jauh lebih murah juga dapat memicu persaingan yang tidak sehat dengan kompetitor. Jadi penting bagi Sahabat untuk selalu memperhatikan fluktuasi tarif dan harga dari pesaing.

8. Jalin Hubungan Baik

Bangun hubungan yang baik dengan pemasok suku cadang dan distributor untuk mendapatkan harga yang kompetitif dan akses ke suku cadang berkualitas. Hal ini dapat memastikan ketersediaan barang sehingga operasional bengkel dapat berjalan dengan lancar.

9. Pelayanan

Optimalkan layanan terhadap pelanggan. Respons cepat terhadap pertanyaan, harga yang transparan dan kejujuran dalam memberikan estimasi waktu perbaikan dapat meningkatkan kepercayaan pelanggan.

10. Pemasaran

Gunakan berbagai strategi pemasaran, mulai dari penggunaan iklan, promosi, memanfaatkan fitur Google My Business untuk memunculkan bengkel di Google Maps, media sosial hingga strategi lain yang dapat membangun brand awareness dan mendapatkan ulasan positif dari pelanggan.

11. Prioritaskan Keamanan

Bengkel adalah salah satu tempat dengan potensi terjadi kecelakaan kerja yang tinggi. Oleh karena itu, selalu pastikan keamanan di bengkel Sahabat dengan mengikuti standar keselamatan kerja. Selain itu, pertimbangkan untuk mengimplementasikan praktik ramah lingkungan, misalnya pengelolaan limbah oli bekas dan bensin dengan baik.

12. Evaluasi dan Adaptasi

Lakukan evaluasi reguler terhadap kinerja bengkel Sahabat. Varian sepeda motor berkembang pesat. Oleh sebab itu, Sahabat perlu untuk selalu up to date dengan memantau perkembangan industri sepeda motor, inventarisir alat-alat dan suku cadang yang lebih baik serta siap untuk melakukan penyesuaian strategi jika diperlukan.

Dengan mengikuti tips-tips ini, Sahabat dapat membangun dan mengelola bengkel motor yang sukses dan berkelanjutan. Jangan lupa bahwa konsistensi, dedikasi, layanan yang prima, montir yang handal dan selalu beradaptasi dengan perubahan merupakan menjadi kunci keberhasilan jangka panjang Sahabat dalam bisnis ini.

Bagi Sahabat yang pada saat ini ingin memiliki usaha bengkel motor namun masih terkendala dengan masalah finansial, Sahabat dapat mempertimbangkan Adira Finance sebagai mitra usaha Sahabat.

Sahabat dapat mengajukan pinjaman melalui produk Pinjaman Multiguna atau Kredit Usaha Anda (KUA). Adira Finance memberikan Program KUA (Kredit Usaha Anda) melalui 2 jenis produk pembiayaan, yaitu:

  1. Fasilitas Modal Usaha untuk pembiayaan modal kerja sampai dengan Rp 500 juta
  2. Sale and Leaseback untuk pembiayaan modal kerja atau investasi di atas Rp 500 juta.

Sahabat dapat menambah modal usaha bengkel Sahabat dengan memanfaatkan aset bergerak seperti jaminan BPKB sepeda motor, mobil penumpang, maupun kendaraan komersial seperti pick up dan truck sebagai jaminan. 

Yuk, ajukan ajukan KUA (Kredit Usaha Anda) dengan syarat yang mudah, proses pencairan pinjaman dana yang cepat dan aman sekarang juga. Selamat merintis usaha bengkel motor!

Bagikan Artikel

Artikel Terbaru

Dapatkan informasi terbaru tentang Adira Finance
Subscribe Sekarang


Kantor Pusat Adira Finance

Gedung Millenium Centennial Center Lt. 53-61
Jl. Jend. Sudirman Kav. 25
Karet Setiabudi
Jakarta Selatan
DKI Jakarta 12920

Call Center : 1500511
Email : customercare@adira.co.id
Cari Lokasi Cabang
  • Copyright @ Adira Finance Berizin dan Diawasi oleh OTORITAS JASA KEUANGAN