Pinjaman Modal Usaha yang Cocok Saat Era New Normal

Pinjaman Modal Usaha yang Cocok Saat Era New Normal
03 Sep 2020

Dunia masih harus bersabar menghadapi Pandemi Covid-19. Saat ini masih belum ditemukan vaksin yang mampu menangkal ganasnya serangan

virus tersebut. Sektor ekonomi menjadi sektor yang paling rapuh saat menerima serangan Covid-19. Gelombang PHK juga terus bermunculan, oleh karena itu butuh pinjaman modal usaha yang tepat untuk bisa selamat dari “badai” Corona.

Mendapat kabar pemutusan hubungan kerja dari tempat yang selama ini menjadi sandaran hidup Sahabat memang tidak menyenangkan. Namun, semua harus tetap dihadapi.

Memulai hidup baru dengan menjalani usaha baru bisa dijadikan upaya yang baik untuk dilakukan. Tidak usah berpikir muluk untuk menjalankan usaha yang besar dulu. Kebanyakan jenis usaha juga dimulai dari skala kecil. Jika Sahabat baru akan menjajal dunia bisnis, membeli franchise dari produk yang sudah terkenal bisa dicoba. Dengan begitu, Sahabat tidak perlu repot menentukan strategi untuk membangun merek ataupun menciptakan formula yang cocok untuk produk baru Sahabat.

Pasarnya pun sudah ada, Sahabat hanya perlu menjalaninya dengan tekun dan sabar. Kalau Sahabat memilki hobi memasak ataupun lainnya, Sahabat bisa juga menekuni hobi tersebut sambil berupaya menemukan pasar yang tepat.

Apabila Sahabat memerlukan pinjaman modal untuk memulai usaha, Sahabat perlu mendapatkan pinjaman modal usaha, tapi jangan sampai salah pilih agar tidak salah jalan. Urusan dana tidak perlu khawatir, Sahabat bisa mendapatkan pinjaman modal usaha dari berbagai lembaga keuangan untuk membiayai usaha rintisan.

Ajukan pinjaman modal usaha yang memiliki syarat dan pencairan termudah. Jadi rencana usaha Sahabat bisa tetap berjalan lancar dan cepat.

Nah berikut merupakan 5 hal yang perlu Sahabat perhatikan saat mencari pinjaman modal usaha.

1. Pencairan cepat

Pilihlah lembaga keuangan yang bisa cepat memberikan dana yang Sahabat butuhkan. Jika aplikasi Sahabat terkatung-katung tanpa ada kejelasan, hal itu akan merugikan Sahabat sebagai debitur.

Pasalnya Sahabat membutuhkan dana cepat agar usaha Sahabat bisa segera berjalan dan mendapatkan penghasilan. Semakin cepat pinjaman modal usaha didapatkan, semakin baik untuk bisnis.

Kirim aplikasi Sahabat ke lembaga keuangan yang bisa memberikan pencairan dana 1 hingga 3 hari. Pilih juga lembaga yang tidak membuat Sahabat repot mengurus persyaratan secara offline.

Pasalnya Sahabat juga perlu mengurus kebutuhan untuk memulai usaha baru. Jadi carilah mitra yang memang bisa memudahkan Sahabat secara utuh.

Jangan sampai waktu Sahabat habis hanya untuk mengurus satu persoalan saja. Ingat, dinamika hidup sudah berjalan sedemikian cepat, jika Sahabat ingin tetap aman, Sahabat harus terus mengikuti arusnya.

2. Bunga dan biaya administrasi termurah

Saat ini ada banyak lembaga keuangan yang memberikan fasilitas pinjaman modal usaha untuk Sahabat yang ingin memulai bisnis. Sahabat bisa pilih, mulai dari lembaga perbankan maupun lembaga keuangan non bank.

Mengingat peruntukannya untuk modal usaha, Sahabat perlu mendapatkan modal usaha yang memiliki biaya dana termurah. Oleh karena itu, perihal bunga menjadi hal yang penting untuk diperhatikan.

Pilihlah lembaga keuangan yang memberikan suku bunga kompetitif. Sahabat juga perlu memastikan bahwa pinjaman yang Sahabat inginkan tidak memberatkan keuangan Sahabat kelak.

Semakin rendah suku bunga, semakin baik pula kondisi keuangan Sahabat. Hitung juga berapa besaran cicilan yang perlu Sahabat bayarkan setiap bulannya.

Lalu kaitkan dengan rencana bisnis Sahabat, apakah Sahabat mampu membayar cicilan tersebut. Jika memang kalkulasinya sudah matang dan cocok, langsung saja Sahabat ajukan pinjaman modal usaha.

Lihat juga biaya administrasi yang diperlukan ketika Sahabat akan melakukan pelunasan cepat. Hitung dengan benar biaya administrasi yang
dibutuhkan saat Sahabat akan melakukannya.

Maklum, kebijakan setiap perusahaan berbeda. Ada yang membebankan biaya yang tinggi, ada juga lembaga yang memberikan biaya rendah saat Sahabat melakukan pelunasan pinjaman modal usaha.

3. Pilih lembaga keuangan yang resmi

Resmi di sini maksudnya adalah lembaga keuangan yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Jangan sampai terkecoh atas ditempelnya logo OJK dalam flyer yang Sahabat terima.

Cek di laman OJK atau hubungi Kontak OJK, apakah Lembaga Keuangan yang Sahabat sasar benar terdaftar dan sudah mengantongi izin
operasional. Jika ternyata lembaga tersebut tidak terdaftar, besar kemungkinan Sahabat bakal dirugikan.

Lembaga keuangan yang tidak terdaftar, maka bisa dipastikan bahwa lembaga keuangan tersebut adalah ilegal. Jika Sahabat memiliki permasalahan dengan lembaga tersebut, Sahabat bakal sulit untuk mengajukannya di meja hukum.

Selain itu, karena tidak terdaftar juga, maka proses penagihan dan juga skema biaya administrasi lainnya bisa jadi tidak sesuai dengan aturan yang diberikan oleh OJK.

Jadi untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, lebih baik bermitralah dengan perusahaan yang jelas kredibilitas dan rekam jejaknya. Jangan hanya karena tergiur mudahnya pencairan dana, Sahabat jadi mengesampingkan segala hal.

Ramai diberitakan di media massa, ada banyak nasabah yang dirugikan karena salah mengakses lembaga keuangan ilegal.

4.Lihat rekam jejaknya

Saat ini sudah eranya digital. Semua bisa langsung Sahabat cek kebenarannya secara daring.

Jadi baik atau tidaknya lembaga keuangan yang Sahabat bidik, bisa Sahabat cek segera lewat internet.

Saring juga informasi yang sudah beredar. Perkuat referensi dari berbagai pihak untuk dapat menentukan mana lembaga keuangan yang memang memiliki rekam jejak yang kuat di bidang pembiayaan.

Sahabat bisa menggunakan fasilitas pinjaman modal usaha dari Adira Finance yang memang sudah terkenal handal dalam melakukan penyaluran kredit usaha. Prosesnya juga cepat dan mudah.

5. Perhatikan persyaratannya

Banyak calon nasabah yang kesulitan mendapatkan akses pembiayaan karena kurang ketelitian, dengan memperhatikan betul syarat yang dibutuhkan saat mengajukan pinjaman modal usaha bakal mempercepat rencana bisnis Sahabat berjalan.

Umumnya syarat yang dibutuhkan adalah fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP), Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), fotokopi Kartu Keluarga (KK), slip gaji ataupun rekening Koran selama 3 bulan terakhir dan juga dokumen pendukung lainnya.

Sahabat juga perlu mempersiapkan bukti kepemilikan atas barang yang akan dijaminkan, jika ternyata lembaga keuangan yang Sahabat bidik membutuhkannya. Hal seperti sertifikat, bukti kepemilikan kendaraan bermotor atau jaminan lainnya yang akan diagunkan.

Hal itu perlu dilakukan agar pinjaman modal usaha Sahabat segera diproses dan disetujui oleh lembaga keuangan. Jaminan juga diperlukan untuk antisipasi jika Sahabat ternyata gagal membayar angsuran.

Jadi baca dan lengkapi syarat yang dibutuhkan oleh lembaga keuangan tersebut, agar dana Sahabat segera cair. Jika kurang sedikit saja, besar kemungkinan aplikasi pinjaman modal usaha Sahabat tidak disetujui.

Padahal kebutuhan sudah menunggu untuk dicukupi, namun karena kurang cermat, aplikasi Sahabat jadi terkatung-katung. Selain itu, Sahabat juga sudah mengalami kerugian waktu karena harus kembali mengurus dan melengkapi syarat untuk mendapatkan pinjaman modal usaha.