01 Mei 2018 | Penulis : Sahabat Lokal

01 Mei 2018 |
Penulis : Sahabat Lokal

Bagikan Artikel

Bagikan Artikel

Membicarakan kuliner Aceh memang tiada habisnya. Perpaduan antara cita rasa lokal dan pengaruh dari berbagai budaya, Aceh memiliki kekayaan kuliner yang mampu membuat Sahabat tergiur. Untuk itu, tak berlebihan apabila banyak orang bilang, kalau Sahabat berlibur ke Aceh, bukan hanya pikiran dan mata yang segar. Lapar di perut pun hilang tak bersisa.

Salah satu kuliner khas Daerah Istimewa Aceh yang patut Sahabat coba adalah Ayam Tangkap Aceh. Bukan hanya namanya, rasanya pun juga unik lho! Ayam tangkap dibuat dengan merendam ayam kampung ke dalam bumbu-bumbu khusus, kemudian digoreng dengan cabai hijau, daun pandan, serta daun temurui atau salam koja.

Baca juga: Es Pisang Ijo, Santapan Manis Asal Makassar

Sesaat setelah Sahabat memesan menu Ayam Tangkap Aceh, Sahabat harus menunggu beberapa waktu untuk bisa menikmati kerenyahannya. Karena, Ayam Tangkap Aceh harus diolah dengan cermat, dan bumbu-bumbunya pun harus disortir dengan teliti. Namun percayalah. Begitu menu ini disajikan, penantian Sahabat betul-betul terbayar dengan tuntas.

Apalagi, bila Sahabat memakannya ditemani oleh nasi yang empuk. Kelezatannya akan semakin bertambah. Maka, jangan heran kalau rencana diet Sahabat mungkin akan kacau apabila Sahabat berkunjung ke Aceh dan mengonsumsi makanan yang satu ini. Makan sepiring saja, mungkin tidak cukup.

Ayam Tangkap, Ayam Sampah?

Sahabat mungkin bertanya-tanya: mengapa makanan yang satu ini harus dinamai Ayam Tangkap?

Ada banyak pendapat yang beredar. Namun yang paling diyakini kebenarannya, adalah pendapat bahwa istilah ayam tangkap diambil dari kebiasaan masyarakat Aceh menangkap ayam sebelum memasaknya. Ayam-ayam tersebut berlarian ke sana ke mari di pekarangan, sehingga untuk bisa mengonsumsinya, otomatis mereka harus berusaha untuk menangkapnya.

Oh ya, Sahabat. Selain Ayam Tangkap, ada pula istilah lain yang disematkan pada makanan menggiurkan satu ini. Istilah itu ialah Ayam Sampah. Ya, mendengarnya, Sahabat mungkin akan mengernyitkan dahi. Bagaimana bisa menu selezat ini dinamai dengan nama yang tak pantas? Apakah ada salah satu bahannya yang mungkin diolah dari sampah?

Baca juga: Ini Dia Bakpia Legendaris dari Yogyakarta, Bakpia Pathok 25

Usut punya usut, rupanya istilah `sampah` digunakan lantaran sekilas, bentuk menu ini seperti gundukan sampah. Maklum, ada banyak dedaunan yang digunakan dalam proses pembuatannya. Namun tenang saja, karena sejatinya, Sahabat tak akan merasa melihat sampah saat menu ini tersaji di depan mata Sahabat. Justru, Sahabat akan melihat makanan yang warnanya begitu menggoda lidah.

Sumber: Flickr

 

Apakah Sahabat mulai penasaran dengan rasa masakan khas Aceh yang satu ini? Sahabat tidak perlu bingung, karena ada banyak restoran di Aceh yang menjual Ayam Tangkap. Pasalnya, menu ini sangat digemari, tidak hanya oleh penduduk lokal, tetapi juga oleh para wisatawan yang berkunjung ke Aceh.

Bukan hanya di Aceh, di kota-kota lain Indonesia pun, ada beberapa restoran yang juga menyediakan menu Ayam Tangkap Aceh. Seperti di Jakarta, misalnya. Banyak restoran khas Aceh yang juga menyajikan menu bercita rasa unik ini.

 

Jadi, ingin melengkapi pengalaman kuliner dan memanjakan lidah? Ayam Tangkap Aceh adalah jawaban yang Sahabat cari. Jangan lupa untuk mengonsumsi makanan ini selagi hangat ya, karena kelezatannya pun juga akan maksimal.

Baca juga: Markisa Pohon Pinang, Sirup Segar Legendaris dari Medan