16 Mei 2019 | Penulis : Sahabat Lokal

16 Mei 2019 |
Penulis : Sahabat Lokal

Bagikan Artikel

Bagikan Artikel

Halo, Sahabat! Apakah kamu gemar mengunjungi destinasi wisata bersejarah di Indonesia? Wisata sejarah memang menarik karena selain untuk rekreasi, kamu juga bisa menambah wawasan. Di setiap daerah di Indonesia memiliki bangunan bersejarahnya masing-masing. Salah satu wisata sejarah Indonesia yang bisa dikunjungi adalah Benteng Tahula yang terletak di Pulau Tidore.

Seperti apa sih benteng yang dibangun untuk mengguncang hegemoni Portugis ini? Yuk, ketahui informasi pentingnya di bawah ini.

Sejarah Singkat

Gubernur Spanyol pertama di Maluku, Juan de Esquivel, memerintahkan untuk membangun sebuah benteng di Pulau Tidore pada tahun 1607. Namun, pembangunan belum bisa dilaksanakan karena kekurangan tenaga kerja. Benteng mulai dibangun oleh bangsa Spanyol pada tahun 1610 atas perintah Gubernur Spanyol selanjutnya, Cristobal de Azcqueta Menchacha.

Benteng kemudian diberi nama Santiago de los Caballeros de Tidore. Pada tahun 1615, pembangunan benteng baru selesai saat Gubernur Spanyol yang baru menjabat, Don Jeronimo de Silva. Gubernur tersebut mengubah nama benteng menjadi Sanctiago Caualleros de los de la de ysla Tidore, yang saat ini lebih dikenal sebagai Benteng Tahula.

sumber : triptus

Benteng ini digunakan sebagai bangunan pertahanan militer Spanyol hingga tahun 1662. Terdiri dari 50 orang tentara dan seorang kapten beserta artilerinya yang menduduki garnisun. Artileri digunakan untuk melindungi kapal-kapal mereka yang sedang berlabuh.

Kemudian, pada awal abad ke-18, Spanyol pergi dari Pulau Tidore dan digantikan oleh kedatangan Belanda. Belanda mengusulkan benteng tersebut untuk diruntuhkan karena statusnya yang sudah nggak bertuan.

Namun, Sultan Hamzah Fahroedin, Sultan Tidore yang saat itu berkuasa, mengajukan usulan untuk menjadikan benteng itu sebagai tempat tinggal Kesultanan Tidore. Tentunya masih di bawah pengawasan Belanda. Benteng ini sering disebut Tohula yang berarti Kota Hula.

Lokasi Benteng

sumber : blogspot

Pertama, kamu perlu berkunjung ke Ternate sebelum bisa mencapai pulau Tidore karena Tidore belum memiliki bandara sendiri. Dari Bandara Sultan Baabullah, Sahabat bisa mencapai Pelabuhan Rum di Tidore menggunakan perahu cepat atau kapal feri dalam waktu kurang dari 30 menit.

Benteng ini berada di Desa Soa Siu dan jaraknya nggak terlalu jauh dari Kedaton Tidore. Setelah turun dari pelabuhan, kamu bisa menaiki kendaraan umum dan nantinya langsung berhenti di depan pintu masuk. Tiket masuknya pun sangat terjangkau.

Seperti Apa Benteng Tahula?

Benteng ini dibangun di atas bebatuan karang yang strategis karena letaknya yang tinggi dan bisa mengamati wilayah daratan dan perairan Tidore. Area parkirnya hanya di sepanjang jalan di sekitar benteng.

Terdapat tangga yang dicat warna-warni dan pintu masuk untuk menuju benteng. Lokasinya yang berada di atas bukit mengharuskan pengunjung untuk menaiki tangga terlebih dahulu. Sebaiknya pemanasan dulu sebelum menaiki tangga karena jumlahnya adalah 123 buah anak tangga. Wah, banyak sekali, ya?

sumber : backpackerjakarta

Di dalam benteng, terdapat papan informasi mengenai sejarah singkat benteng. Pada masanya, benteng ini memiliki tiga baluarti yang ada di masing-masing sudut benteng. Namun, bebatuannya sudah banyak terlepas dari tempatnya sehingga kini hampir nggak ada yang berbentuk. Benteng tua ini telah mengalami pemugaran sehingga sekarang diisi dengan taman yang cantik dengan berbagai tanaman perdu.

Selain taman yang cantik, kamu bisa menikmati panorama yang indah dari Kota Tidore yang berdekatan dengan batas lautnya melalui gazebo yang ada di dalam benteng. Ada penjaga yang senantiasa memelihara kebersihan gazebo dan merawat taman.

Wah, benar-benar wisata yang menyenangkan ya Sahabat. Apakah Sahabat tertarik untuk menyegarkan pikiran dengan menikmati pemandangan sambil merasakan semilir angin di Benteng Tahula? Liburan akan semakin menarik jika bisa bersama-sama orang terkasih. Benteng ini sangat direkomendasikan jika Sahabat berkunjung ke Pulau Tidore. Semoga informasi di atas bermanfaat dan selamat berlibur!