06 Februari 2021 | Penulis : Sri Mulyati

06 Februari 2021 |
Penulis : Sri Mulyati

Bagikan Artikel

Bagikan Artikel

Pasar rakyat beberapa tahun terakhir geliatnya kurang menggembirakan dan terkesan ketinggalan zaman. Kondisi tersebut terjadi karena orang-orang zaman sekarang yang sudah mengenal mall dan toko-toko online memilih untuk tidak lagi berbelanja di pasar rakyat. Tempat yang lebih nyaman dan efisiensi waktu menjadi pertimbangan pembeli. Hal itu sangat disayangkan, mengingat jika diperhatikan dengan lebih seksama, pasar rakyat mempunyai nilai historis dan budaya yang sangat tinggi. Selain itu, pasar rakyat menjadi pusat kegiatan ekonomi bagi kelompok pedagang yang jumlahnya tidak sedikit. Orang tua yang sejak dulu berdagang di pasar rakyat biasanya akan mewariskan kios-kiosnya kepada generasi selanjutnya, sehingga pasar rakyat tetap eksis dari masa ke masa. Pasar rakyat menjadi tempat bertemunya masyarakat dari beragam latar belakang. Namun, di era digital seperti sekarang ini, pamor pasar rakyat kalah jauh oleh pasar online.

Di era digital ini, teknologi memegang peran penting dalam setiap lini kehidupan, termasuk dalam bidang jual beli. Jual beli online sudah menjadi hal yang sangat biasa. Pembeli hanya membutuhkan telepon pintar dan koneksi internet untuk memilih barang yang ingin dibeli, kemudian membayar melalui transfer bank, dompet digital, atau melalui gerai pembayaran di toserba terdekat. Semua barang tersedia online dan bisa dikirim ke rumah pembeli. Kemudahan yang disuguhkan dunia digital juga dapat dirasakan oleh para pedagang karena tanpa mempunyai kios untuk berdagang pun, selama ada barang yang bisa dijual, telepon pintar, dan koneksi internet, perdagangan bisa dilakukan.

Kegiatan jual beli di pasar rakyat dan di toko online merupakan dua budaya yang berbeda. Di pasar rakyat, penjual dan pembeli bertatap muka dan tak jarang terjadi tawar menawar antara penjual dan pembeli, salah satu yang khas dari pasar rakyat. Selain itu, para pedagang yang setiap hari berdagang di satu pasar dan berinteraksi dengan pedagang lain menciptakan kultur sendiri, kultur orang-orang pasar. Hal itu jelas berbeda dengan budaya jual beli di toko online. Penjual dan pembeli hanya berinteraksi dalam kepentingan menjual dan membeli, dan juga interaksi antar pedagang tidak seintens di pasar rakyat. Namun, jual beli di pasar online mempunyai kelebihan yang tidak dimiliki pasar rakyat, yakni luasnya jangkauan. Dengan internet, penjual dan pembeli dari seluruh dunia bisa bertransaksi.

Kolaborasi dibutuhkan untuk merangkul para pedagang di pasar rakyat agar mulai berkenalan dengan dunia digital. Para pedagang di pasar rakyat terdiri dari masyarakat dengan tingkat sadar teknologi yang beragam. Internet sudah bukan hal yang baru bagi para pedagang karena aplikasi chat pun sudah hampir semua menggunakan. Namun, berjualan di pasar digital tidak semua orang bisa. Dibutuhkan bimbingan dari pihak-pihak yang sadar teknologi dan tergerak untuk memajukan pasar rakyat dengan digitalisasi. Adira Finance adalah salah satu perusahaan yang tergerak untuk merangkul para pedagang pasar agar pamornya tidak tergerus zaman. Melalui program Festival Pasar Rakyat yang mengangkat tagar #BangkitBersamaSahabat, Adira Finance memberikan edukasi, pelatihan, dan pendampingan kepada para pedagang pasar agar mampu beradaptasi dengan teknologi. Program itu diharapkan dapat meningkatkan perekonomian para pedagang pasar yang dibimbing karena dengan digitalisasi, para pedagang akan mendapat keuntungan berlipat ganda. Para pedagang tetap bisa berjualan di kios masing-masing untuk memenuhi kebutuhan konsumen di daerah tempatnya berjualan, juga bisa sambil berjualan di toko online dan menjangkau pembeli yang lebih luas. Tagar #BangkitBersamaSahabat juga hendaknya menjadi inspirasi bagi siapa pun yang membaca tulisan ini agar tergerak membantu digitalisasi pasar rakyat agar mampu bertahan di tengah kemajuan teknologi. Pasar rakyat harus tetap eksis dan menjadi tempat yang nyaman bagi pedagang dan pembeli dengan tambahan digitalisasi agar pasar rakyat dan orang-orang di dalamnya tidak hilang tidak tergerus zaman.