05 Februari 2021 | Penulis : Sandy Bubun

05 Februari 2021 |
Penulis : Sandy Bubun

Bagikan Artikel

Bagikan Artikel

Pasar rakyat atau yang dahulu lebih dikenal dengan sebutan pasar tradisional adalah tempat di mana terjadinya transaksi antara penjual dan pembeli. Pasar rakyat pada umumnya terdiri dari kios-kios, gerai, los, atau dasaran terbuka yang disediakan oleh penjual ataupun pengelola pasar. Pasar rakyat biasanya menyediakan kebutuhan sehari-hari, seperti bahan makanan, sayuran, daging, ikan, buah, jajanan tradisonal, pakaian, dan lain sebagainya. Sistem transaksi yang berlaku di pasar rakyat adalah tawar menawar yang terjadi secara langsung antara penjual dan pembeli, untuk menentukan jumlah dan harga yang kemudian disepakati bersama.

Kehidupan dan interaksi sosial yang terjadi di pasar rakyat merupakan gambaran dari bangsa Indonesia yang multikultural. Baik penjual maupun pembeli terdiri dari suku dan etnis yang berbeda, namun dapat hidup berdampingan secara baik di pasar rakyat, dengan satu tujuan yang sama yakni memenuhi kebutuhan hidup. Cara penjual dan pembeli berinteraksi pun beragam mengikuti kebudayaan asal mereka. Namun, tetap dapat disampaikan dalam bahasa yang sopan dan ramah, seperti yang menjadi ciri khas masyarakat Indonesia. Di pasar rakyat tidak ada budaya mayoritas maupun minoritas, semuanya menyatu pada budaya pasar yang dinamis. Pasar rakyat menjadi tempat pembauran berbagi macam etnis, suku, ras, dan golongan yang berasal dari seluruh wilayah di nusantara. Dalam konteks ini, pasar rakyat benar-benar menjadi perekat identitas budaya bangsa yang sejalan dengan semboyan “Bhineka Tunggal Ika”. 

Sudah sejak lama pasar rakyat berperan penting dalam memajukan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi rakyat. Fungsi pasar rakyat selain sebagai muara bagi produk-produk masyarakat lokal, juga dapat menciptakan lapangan kerja yang sangat bermanfaat bagi banyak orang. Misalnya saja untuk mengangkut hasil pertanian, seorang penjual terkadang membutuhkan tenaga angkut untuk memudahkan pekerjaannya. Hal ini bisa menjadi sumber mata pencaharian bagi kaum buruh panggul yang biasanya kerap kita jumpai di pasar rakyat.

Pada hakikatnya pasar rakyat bergerak pada sektor informal. Oleh karena itu, siapa saja memiliki peluang untuk mendapatkan penghasilan di pasar rakyat. Untuk bekerja di tempat ini tidak dibutuhkan persyaratan khusus seperti halnya yang kerap kita jumpai pada sektor formal. Misalnya untuk menjadi seorang karyawan di suatu perkantoran, seseorang harus memenuhi kualifikasi tertentu, seperti pendidikan, umur, pengalaman dan sebagainya. Hal tersebut tidak akan kita jumpai di pasar rakyat, cukup dengan memiliki kemauan yang keras, ulet dan tidak mudah putus asa, serta dengan sedikit modal kecil untuk memulai usaha, seseorang akan bisa menjadikan pasar rakyat sebagai tempatnya untuk bekerja. 

Seiring meningkatnya perekonomian secara global ada tantangan yang kemudian dihadapi oleh pasar rakyat. Menjamurnya pasar-pasar modern saat ini menjadi ancaman yang tak bisa dihindari oleh para pelaku di pasar rakyat. Perkembangan zaman dan pola gaya hidup terkadang membuat masyarakat menginginkan sesuatu yang cepat dan praktis. Jika tidak memahami kondisi ini dengan baik, maka bukan tidak mungkin pasar rakyat akan menjadi sepi peminat. Maka dari itu, pasar rakyat wajib untuk berbenah dan menghadirkan inovasiinovasi perbelanjaan yang dapat mengakomodasi keinginan masyarakat tersebut.

Jika kita perhatikan, hal ini sebenarnya telah banyak dilakukan oleh pasar rakyat yang tersebar di berbagi penjuru negeri. Bekerjasama dengan pemerintah dan stakeholder terkait, kini banyak pasar rakyat yang berhasil mengubah stigma negatif tentang pasar rakyat yang kumuh dan kotor  menjadi tempat belanja yang aman dan nyaman bagi masyarakat, lewat perbaikan sarana dan prasarana yang ada di pasar rakyat. 

Selain itu, kemudahan dalam bertransaksi juga menjadi inovasi yang bisa kita jumpai di pasar rakyat saat ini. Bekerjasama dengan beberapa bank nasional, kini penjual dan pembeli di pasar rakyat dimudahkan dengan adanya layanan digitalisasi dalam bertransaksi. Adapula inovasi yang dihadirkan oleh para pelaku ekonomi di Indonesia, yakni dengan sistem berbelanja online menggunakan jasa kurir. Jadi seseorang tidak perlu lagi datang secara langsung ke pasar rakyat untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari, cukup dengan membayar jasa kurir semua kebutuhan yang diinginkan bisa terpenuhi.

Hal-hal semacam ini yang perlu dilakukan secara konsisten dan berkesinambungan oleh para pelaku di pasar rakyat. Sehingga dengan tantang yang ada, pasar rakyat akan tetap memiliki eksistensi di tengah masyarakat. Seperti halnya yang dilakukan oleh gabungan beberapa organisasi sosial tidak lama ini, yang menggelar festival pasar rakyat. Mengangkat tema bangkit bersama sahabat kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi para pedagang dan pembeli di pasar rakyat untuk tetap menjaga kesehatan dan senantiasa mematuhi protokol kesehatan. Sehingga usaha dan kegitan mereka dapat tetap berlangsung secara baik meski di masa pandemi seperti sekarang ini.