05 Februari 2021 | Penulis : Ratih Kusuma Ningrum

05 Februari 2021 |
Penulis : Ratih Kusuma Ningrum

Bagikan Artikel

Bagikan Artikel

Pasar rakyat bukan hanya sebagai tempat bertemunya penjual dan pembeli, tapi lebih dari itu. Pasar merupakan bagian dari kebudayaan Indonesia, pemberi nyawa sektor pariwisata sekaligus napas kehidupan bagi penduduk di sekitarnya. Contohnya saat berwisata ke Yogyakarta, wisatawan tidak akan melewatkan kesempatan untuk berbelanja ke Pasar Beringharjo. Pasar ini seolah-olah menjadi identitas, ciri khas dari kota Yogyakarta. Semua keperluan bisa ditemukan disini, mulai dari batik, jajanan pasar, sayur-mayur sampai oleh-oleh khas Yogyakarta. Bahkan jika kita jeli ada juga produk dari daerah lain. Tidak hanya produk yang dijual, tapi pelaku penggeraknya pun beragam. Mulai dari pedangang, pembeli, buruh gendong sampai tukang parkir. Bayangkan, betapa hidupnya Pasar Beringharjo, terutama saat musim liburan tiba.

Tahun ini merupakan tahun yang berat, terlebih bagi Indonesia. Perekeonomian Indonesia anjlok. Banyak masyarakat kehilangan pekerjaan serta mengalami kerugian usaha sampai gulung tikar. Termasuk Pasar Beringharjo yang terkena imbasnya. Enumerator Harga Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY, Sumarno mengatakan bahwa transaksi di Pasar Beringharjo menurun 30 persen sejak merebaknya wabah Covid-19. Sepinya transaksi disebabkan karena banyaknya usaha katering, rumah makan serta pedagang sayur keliling yang tidak beroperasi sementara waktu. Selain itu, pedagang kebutuhan sekunder seperti pakaian serta aksesoris juga merasakan omset yang menurun tajam (jogjapolitan-harian jogja). Dampak yang sama juga dirasakan oleh buruh gendong. Bahkan dalam satu hari jasanya bisa tidak dipakai sama sekali oleh pembeli (kumparan.com).

Kondisi seperti ini lantas tidak menyurutkan para pedagang, buruh gendong dan pekerja lainnya di Pasar Beringharjo untuk bangkit. Beberapa cara dilakukan agar roda perekonomian mereka tetap berputar. Salah satunya adalah “jurus” yang dilakukan oleh pedagang pakaian di Pasar Beringharjo. Para pedagang yang sebelumnya memajang baju formal maupun blus batik di etalase toko, di masa pandemi ini mereka mengubah strategi dengan memasang daster dan baju rumahan yang santai. Walaupun cara ini belum bisa mengembalikan omset mereka secara normal, tetapi strategi ini bisa meningkatkan omset yang sempat menurun di awal masa pandemi (travel.tempo.co). Selain pedagang, para buruh gendong juga tak hilang akal. Jika tidak ada pembeli yang menggunakan jasa gendong mereka, penghasilan dapat diperoleh dengan cara membantu pedagang toko untuk membersihkan etalase atau merapikan barang dagangan (kumparan.com).

Selain inisiatif dari pedagang serta buruh gendong, ada pula peran dari pihak eksternal untuk membangun kembali Pasar Beringharjo. Salah satunya adalah kegiatan Festival Pasar Rakyat 2020 yang diselenggarakan oleh Adira Finance melalui CSR Adira Finance Syariah, bekerja sama dengan Gerakan Pakai Masker (GPM) dan Asosiasi Pengelola Pasar Indonesia (ASPARINDO). Mengangkat tagline ”Bangkit Bersama Sahabat”, Adira Finance mengusung beberapa kegiatan, diantaranya adalah sosialisasi pencegahan Covid-19 di pasar rakyat, webinar “dagang online”  serta program pendampingan bagi para pedagang (adira.co.id). Edukasi protokol kesehatan penting dilakukan agar para pedagang dan buruh  memiliki pengetahuan seputar pencegahan penularan Covid-19. Webinar “Ayo Berdagang Secara Online” dilaksanakan untuk meningkatkan kesadaran para pedagang tentang pentingnya mengembangkan  usaha di era milenial dengan cara kreatif. Hidup di zaman serba digitalisasi seperti sekarang, pengetahuan tersebut sangat dibutuhkan agar usaha dapat bertahan dan berkembang, terlebih kondisi pandemi menyebabkan kegiatan jual beli dialihkan melalui sistem online. Tidak sampai penjelasan secara teori saja, Adira Finance juga mengadakan pendampingan kepada para pedagang di pasar rakyat supaya tercipta wadah komunikasi ekosistem pasar rakyat di Indonesia agar pengembangan usaha para pedagang lebih terarah.

Semoga langkah-langkah yang telah dilakukan oleh pedagang, buruh gendong dan juga pihak eksternal untuk mengembalikan kondisi perekonomian melalui pengembangan pasar rakyat dapat mewujudkan asa Pasar Beringharjo untuk bangkit dan berjaya kembali. 

#AdiraFinanceID #BangkitBersamaSahabat #FestivalPasarRakyat

Sumber gambar: gudeg.net