16 Mei 2019 | Penulis : Sahabat Lokal

16 Mei 2019 |
Penulis : Sahabat Lokal

Bagikan Artikel

Bagikan Artikel

Jamu merupakan minuman tradisional khas Indonesia yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Kalau mendengar tentang jamu, mungkin yang terbayang di benak Sahabat adalah seorang wanita yang sedang menggendong bakul berisi botol-botol kaca di punggungnya?

Nah, botol-botol tersebut berisi jamu yang terbuat dari berbagai tanaman herbal. Hingga kini jamu masih cukup dikenal di kalangan masyarakat. Bahkan, kini ada juga produk jamu yang dikemas secara modern untuk mengikuti perkembangan zaman.

Lalu, bagaimana perkembangan jamu dari zaman dahulu hingga sekarang? Yuk, simak informasinya di sini, Sahabat!

Mengenal Jamu Tradisional Indonesia

Jamu terbuat dari bahan herbal pilihan yang tentunya memiliki berbagai macam khasiat. Selain digunakan sebagai pengobatan alternatif, jamu juga digunakan untuk menjaga kesehatan maupun mencegah penyakit.

Jamu terbuat dari bahan-bahan alami yang mudah ditemukan di Indonesia, seperti jahe, kencur, kunyit, temulawak, lengkuas, secang dan lain sebagainya. Cara mengolahnya juga berbeda-beda, lho, tergantung dari bahan utamanya, Sahabat.

sumber : flickr

Di samping itu, jamu memiliki sejarah yang menarik untuk diikuti lho, Sahabat. Jamu sudah ada sejak abad ke-13, yakni sejak zaman Kerajaan Mataram. Bahkan, pada tahun 1911 pernah ditulis dalam buku Kloppenburg-Versteegh oleh seorang wanita Belanda yang berisi tentang cara meramu jamu. Menarik, kan, Sahabat?

Khasiat dan manfaat dari jamu ini bahkan sampai menarik perhatian dokter dan peneliti dari luar negeri. Hal ini karena para dokter dan peneliti mencari alternatif pengobatan herbal untuk mengatasi gangguan kesehatan. Pada akhirnya ditemukanlah salah satu alternatif pengobatan terbaik, yakni jamu. Salah satu peneliti tersebut adalah Jacobus Bontius yang dikenal sebagai perintis pengobatan tropis.

Jenis-Jenis Jamu Tradisional Indonesia

Dilihat dari sejarah dan pamornya memang sangat menarik, ya? Di Indonesia sendiri ada berbagai macam jamu yang biasa dikonsumsi. Yuk, simak contoh-contoh dan manfaat dari jamu di bawah ini, Sahabat!

sumber : flickr

Beras Kencur

Jamu ini terbuat dari ekstrak kencur, beras, ekstrak jahe, dan ekstrak asam. Rasanya manis dan segar sehingga cocok untuk anak-anak dan dewasa. Manfaat dari jamu beras kencur ialah menambah nafsu makan, menghilangkan pegal linu dan meningkatkan stamina.

Kunyit Asam

Jamu ini adalah salah satu yang paling laris di pasaran. Bahkan, karena manfaatnya yang banyak, jamu kunyit asam ini bisa ditemukan dalam bentuk sachet. Bahan utama untuk membuat jamu kunyit asam ini adalah kunyit dan asam jawa. Namun biasanya sering diberi tambahan bahan, seperti gula merah, temulawak dan rempah-rempah lainnya.

Manfaat dari jamu kunyit asam, antara lain untuk meredakan rasa sakit ketika haid dan berguna untuk mencerahkan kulit karena mengandung antioksidan yang tinggi.

Temulawak

Bahan dasar pembuatan jamu ini tentu saja temulawak, namun ditambahkan beberapa tambahan, seperti asam jawa, gula aren, daun pandan serta jinten. Jamu temulawak memiliki manfaat untuk menyembuhkan pusing, mual dan menghilangkan gejala masuk angin.

Kunci Sirih

Bahan utama pembuatan dari jamu kunci sirih adalah rimpang kunci dan daun sirih. Biasanya ditambahkan juga dengan asam dan aneka rimpang lain. Jamu ini sangat cocok untuk wanita karena dapat mengatasi masalah keputihan, menghilangkan bau badan, merapatkan bagian kewanitaan dan memperkuat gigi.

Itulah jenis-jenis dari jamu yang bisa ditemukan di pasaran. Dengan banyaknya khasiat untuk kita, tetap jadikan jamu sebagai minuman herbal Indonesia secara terus menerus supaya nggak tergeser dengan berbagai minuman yang ada. Salam sehat!