27 Juli 2021 | Penulis : Bella Aulia Dwina

27 Juli 2021 |
Penulis : Bella Aulia Dwina

Bagikan Artikel

Bagikan Artikel

Dataran Tinggi Gayo merupakan bagian Aceh Tengah yang memiliki keindahan alam luar biasa dan sangat memanjakan mata. Suhu dingin, alam asri nan hijau, perbukitan luas, serta keindahan Danau Lut Tawar yang tenang menjadi suguhan nikmat penyejuk semangat. Dataran tinggi ini meliputi kabupaten Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Gayo Lues.

Sejarah kata “Gayo” berasal dari sekelompok pendatang suku Batak Karo. Kata ini memiliki arti kepiting dalam bahasa Batak Karo. Kala itu, para pendatang tersebut melihat kepiting di dataran ini, dan mereka berteriak “Gayo..Gayo..”. Dari persitiwa itulah muncul nama daerah Gayo.

Kopi sebagai hasil alam terbaik di Tanah Gayo

Selain lingkungannya yang asri, daerah ini juga terkenal akan hasil alam yang kaya. Seperti sayur-sayuran, buah-buahan, kopi, dan tembakau hijau. Bertani dan berkebun sudah menjadi rutinitas sehari-hari warga Gayo.

Kopi menjadi salah satu sumber mata pencaharian terbesar di Gayo. Kopi Arabika dari Aceh Tengah ini sudah sangat dikenal hingga mendunia. Namun tidak semua Arabika Gayo memiliki cita rasa sama. Beda daerah perkebunan kopi, akan menghasilkan kualitas kopi yang berbeda.

Beberapa dari kita mungkin masih sedikit yang pernah mendengar adanya kopi dengan proses fermentasi. Akibat rasa fermentasinya yang sangat kuat, maka biji kopi yang memiliki warna coklat kemerahan ini sering disebut dengan kopi wine. Proses fermentasi dapat disesuaikan dengan permintaan pelanggan, di antaranya tingkat fermentasi soft, medium, maupun hard.

Jenis kopi ini memiliki nilai cukup tinggi, tergantung harga pasar setiap harinya. Harga kopi yang tinggi terbilang wajar, karena faktor proses pembuatannya yang cukup sulit dan membutuhkan waktu berbulan-bulan.

Rasa Kopi Wine disukai hingga mancanegara

Penyajian Kopi Wine juga akan lebih nikmat dengan ditambahkan gula aren asli. Namun, alih-alih dicampurkan ke dalam kopi, gula aren dinikmati dengan cara digigit terlebih dahulu dengan ukuran secukupnya. Lalu minumlah kopi saat masih panas. Lakukan hal ini saat akan meminum lagi, gigit kembali gula aren sebelum meneguk kopi agar tidak pahit.

Sebagai informasi, kopi wine ini sangat diminati warga negara asing seperti Korea, Qatar, Belanda, dan beberapa negara lainnya.

Sahabat, tentunya kita sebagai warga negara Indonesia merasa bangga akan hasil alam yang berlimpah sampai dikenal dunia, karena memiliki kualitas yang tidak kalah dengan negara lain.