15 April 2019 | Penulis : Sahabat Lokal

15 April 2019 |
Penulis : Sahabat Lokal

Bagikan Artikel

Bagikan Artikel

Bagi masyarakat Riau tentu sudah nggak asing lagi dengan kuliner ini. Kudapan manis yang terbuat dari adonan tepung dan rempah ini memiliki rasa yang sangat lezat. Teksturnya yang lembut akan meleleh di mulut berpadu dengan rasa gurih dari topping bawang gorengnya.

Nah Sahabat, ingin tahu lebih banyak tentang kue asidah khas Riau ini? Simak ulasan lengkapnya di sini ya!

Inspirasi Dari Makanan Timur Tengah

Asal mula dari pembuatan kue asidah ini terinspirasi dari makanan Timur Tengah. Namun, dalam rasanya memang sudah disesuaikan dengan lidah masyarakat setempat. Nah, jika di Timur Tengah makanan ini dijadikan sebagai sarapan maka berbeda dengan kue asidah. Kue ini hanya untuk acara tertentu saja, misalnya kenduri, hari raya keagamaan, syukuran, atau sebagai hantaran pernikahan.

Biasanya kue asidah disajikan dengan berbagai bentuk yang unik sesuai dengan kreativitas pembuatnya. Misalnya ada yang berbentuk seperti daun, bunga mawar, bulatan atau bentuk yang lainnya. Hal ini jadi salah satu daya tarik bagi orang-orang untuk mencicipi kue lezat ini.

sumber : vizcake.co.id

Makanan Bagi Para Raja

Dari cerita masyarakat setempat, kue asidah ini memang dulunya hanya disajikan untuk keluarga raja saja. Di samping itu, kue ini juga biasanya disajikan saat hari-hari tertentu saja, oleh karena itu untuk mendapatkan kue ini memang cukup sulit.

Di masyarakat Riau sendiri ada tata cara unik dalam memakan kue asidah ini, Sahabat. Untuk memakannya harus dimulai dari bagian bawahnya, bukan bagian atasnya. Apabila Sahabat memakan atasnya dahulu akan dianggap kurang sopan oleh masyarakat setempat. Jadi kue ini memang benar-benar istimewa, ya Sahabat?

Cara Pembuatan Kue Asidah

Bahan utama dari kue asidah adalah tepung terigu, gula merah, kayu manis, pandan dan kapulaga. Untuk membuatnya sangat sederhana, pertama cairkan gula merah dengan sedikit air kemudian masukkan kayu manis, pandan dan kapulaga. Setelah semuanya tercampur bisa didiamkan dahulu dalam suhu ruang.

sumber : instagram

Ambil tepung terigu dan saring gula merah sebelumnya supaya nggak ada kotoran yang ikut masuk ke dalam adonan. Setelah diaduk sampai rata, kemudian panaskan adonan pada wajan sampai teksturnya berubah menjadi lengket. Biasanya dalam keadaan yang masih panas adonan yang sudah jadi langsung dimasukkan ke dalam cetakan khusus kue asidah. Sebagai penutupnya bisa ditambahkan topping bawang goreng untuk menambah cita rasa kue ini.

Paduan rasa manis, lembut dan gurihnya bawang goreng akan menghasilkan cita rasa yang nggak akan terlupakan. Kue ini memang cocok untuk disantap bersama dengan teh atau kopi, Sahabat. Untuk rasa asli dari kue asidah ini memang tergantung dari rempah-rempah yang digunakan.

Jadi, kapan Sahabat mau mampir ke Riau dan kue asidah ini? Sahabat juga bisa membawa kue asidah ini sebagai oleh-oleh untuk keluarga di rumah, lho!