08 Mei 2018 | Penulis : Sahabat Lokal

08 Mei 2018 |
Penulis : Sahabat Lokal

Bagikan Artikel

Bagikan Artikel

Ketika dunia hiburan Tanah Air belum sesemarak hari ini, menonton pementasan wayang pernah menjadi salah satu sarana rekreasi yang sangat digemari. Sahabat yang lahir di rentang waktu hingga pertengahan tahun 80-an mungkin masih sempat mengalami masa-masa kesenian wayang diputar di televisi nasional.

Seperti halnya wayang golek yang menjadi idola di wilayah Jawa Barat, pertunjukan wayang wong atau wayang orang merupakan primadona bagi penikmat kesenian tradisional Jawa khususnya Jawa Tengah. Seni drama yang berkembang di Eropa pada abad ke-18 menginspirasi Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya Mangkunegoro I menciptakan pertunjukan wayang orang.

Pada perjalanannya, popularitas wayang orang semakin menurun seiring tergesernya kesenian tradisional oleh seni pertunjukan yang lebih modern. Di tengah cukup langkanya pementasan wayang orang, pertunjukan Wayang Orang Bharata dapat menjadi pengobat rindu bagi Sahabat yang ingin bernostalgia dengan sandiwara berseling tembang-tembang Jawa.

Lokasi Pertunjukan

sumber : panoramio.com

Gedung pertunjukan Wayang Orang Bharata diapit toko barang-barang kelontong dan jejeran pedagang kaki lima di Jalan Kalilio. Lokasinya berada di jalur padat, tidak jauh dari Terminal Senen, Jakarta Pusat. Dapat dituju menggunakan bus Transjakarta dan turun di halte pasar Senen dilanjutkan dengan jalan kaki selama beberapa menit. Namun jika Sahabat membawa kendaraan sendiri, agak sulit untuk mendapatkan tempat parkir.

Jadwal Pertunjukan

Di masa keemasannya antara tahun 1963 hingga tahun 1999, pertunjukan sempat digelar setiap malam. Saat ini, Sahabat hanya bisa menyaksikan pertunjukan pada hari Sabtu sekitar pukul 20.00 WIB.

Tiket Pertunjukan

Tiket pertunjukan bisa langsung didapatkan di lokasi. Sahabat sebaiknya datang dua jam lebih awal dari jadwal pertunjukan, karena tidak jarang tiket untuk 245 kursi yang tersedia laris terjual semua. Sahabat bisa memilih kelas 1, kelas 2, kelas VIP, dan kelas VVIP. Harga tiket untuk masing-masing kelas berkisar Rp30.000 hingga Rp100.000.

Pertunjukan Wayang Orang Bharata

sumber : wikimedia.com

Pertunjukan dimainkan oleh manusia dengan penampilan dibuat layaknya wayang kulit, baik dari riasan maupun kostumnya. Tata panggungnya memang tidak megah, namun memadai kendati dalam kesederhanaan.

Keseluruhan isi pertunjukan menggunakan bahasa Jawa halus. Bagi Sahabat yang tidak bisa berbahasa Jawa, tidak perlu khawatir. Di bagian atas panggung terdapat teks berjalan dalam bahasa Indonesia, yang memberikan informasi mengenai alur cerita atau lakon yang sedang dipentaskan.

Mengingat pertunjukan dapat berlangsung hingga tiga sampai empat jam, penonton diperbolehkan membeli makanan atau minuman dari luar gedung pertunjukan. Tentu memberikan kesan tersendiri, menonton sambil makan nasi goreng atau satai ayam dan menyeruput air jeruk hangat. Hanya perlu diperhatikan, merokok di dalam gedung pertunjukan tidak diperkenankan.

Baca juga: Upacara Tiwah, Upacara Adat Khas Suku Dayak

Asyiknya Menonton Pertunjukan Wayang Orang

Ketika menonton pertunjukan wayang orang, Sahabat seakan diajak bermain-main ke masa lalu. Lakon yang dipentaskan sarat pesan moral dan falsafah hidup, hasil adaptasi dari kisah Mahabharata dan Ramayana. Pada akhir pertunjukan, penggalan cerita dibuat sedemikian rupa memancing rasa penasaran. Jumlah penonton yang ramai setiap minggunya menjadi penanda bahwa strategi tadi berhasil menarik penonton untuk terus datang lagi.

Jika Sahabat masih bingung mau ke mana di hari Sabtu ini, menonton pertunjukan wayang orang bisa menjadi pilihan untuk menikmati suasana akhir pekan yang berbeda.