17 Mei 2019 | Penulis : Sahabat Lokal

17 Mei 2019 |
Penulis : Sahabat Lokal

Bagikan Artikel

Bagikan Artikel

Susu merupakan minuman lezat bergizi yang begitu digemari berbagai kalangan dan usia. Jika Sahabat berkesempatan mengunjungi Kota Batu, Malang, jangan lewatkan mencicipi segarnya susu murni KUD. Seperti namanya, susu sapi ini pengolahan dan penjualannya dikelola oleh Koperasi Unit Desa, sebagai bentuk pengembangan ekonomi masyarakat. Ada keunggulan tersendiri dari susu sapi hasil produksi KUD yang legendaris. Yuk, simak ulasan lengkapnya!

Keunggulan Susu Murni KUD

Sumber : blogspot

Potensi usaha sapi perah di Kota Batu cukup bagus. Pemeliharaan sapi-sapi di peternakan benar-benar diperhatikan. Dari mulai asupan makanan hingga keadaan kandangnya. Kandang sapi diupayakan mendapat pencahayaan dan sirkulasi udara yang baik, kebersihannya pun selalu terjaga.

Sapi-sapi perahan secara rutin diperah susunya hingga benar-benar habis supaya nggak mengalami peradangan pada kelenjar susu. Kondisi kesehatan sapi terus dikontrol. Sebelum dipasarkan, susu sapi yang dihasilkan dari peternakan telah melalui proses pasteurisasi terlebih dahulu, agar memenuhi standar kesehatan. Keseluruhan proses, dari pengolahan hingga pengemasan, dilakukan secara higienis untuk menjamin kualitas susu.

Dalam pendistribusiannya, susu dikirim menggunakan kendaraan tertutup. Stok susu di depot selalu baru.  

Selain pengolahannya yang sedemikian terjaga, susu Murni KUD juga nggak menggunakan bahan pengawet ataupun pemanis buatan. Harga jualnya pun terbilang sangat terjangkau, berkisar Rp2.000 – Rp10.000.

Beragam varian rasa yang dapat dipilih sesuai selera dan kemasan botol yang modern membuat susu murni KUD menjadi lebih menarik, terutama untuk anak-anak.

Berkunjung ke Peternakan

Agar lebih yakin dengan kualitas susu yang Sahabat minum, sesekali boleh juga berkunjung ke peternakan sapi perah yang merupakan tempat susu-susu tersebut berasal. Seperti peternakan yang berada di wilayah Karangploso dan Nongkojajar, Malang.

Kita dapat menyaksikan bagaimana perjuangan para peternak dalam menghasilkan susu sapi yang berkualitas.  

Diserbu Pembeli

sumber : borntobite.wordpress.com

Jangan kaget melihat calon pembeli yang berjubel ketika Sahabat datang ke depot susu murni KUD. Setiap mendapat kiriman susu, selalu langsung diserbu. Apalagi saat musim liburan, siap-siap mengantre, ya. Animo masyarakat memang sangat besar. Tentu karena kualitasnya yang terpercaya, membuat susu sapi hasil produksi KUD Batu laris diburu konsumen setiap harinya.

Wisata Edukasi Susu Batu

Sumber : google.com

Wisata Edukasi Susu Batu di Jalan Ir Soekarno, Kota batu, baru saja dibuka pada Desember 2018 lalu. Nggak sekadar dapat menikmati segarnya susu murni KUD tanpa harus menunggu lama di antrean yang mengular, lewat wahana milk factory dan farm hall Sahabat bisa menyaksikan segala proses terkait pengolahan susu.

Proses pasteurisasi, UHT, pengolahan yoghurt, pengemasan berbagai jenis olahan keripik, proses produksi olahan coklat, hingga teknologi pengolahan pakan ternak juga dapat Sahabat lihat di sini.

Destinasi wisata di atas tanah seluas 4 hektar ini sengaja dibuat oleh KUD kota Batu. Sebagai sarana edukasi yang dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pengolahan susu.

Sahabat yang suka berswafoto, akan betah berlama-lama karena banyak spot foto menarik berlatar keindahan alam Kota Batu. Wahana kincir angin hall lengkap dengan kostum Belandanya bisa membuat foto-foto Sahabat lebih Instagramable. Bagi anak-anak terdapat taman bermain, taman bunga, dan lain sebagainya.

Biaya masuk ke destinasi wisata ini  Rp 50 ribu per orang, sudah mendapatkan susu dan makan. Jika ingin bersantai sambil menikmati makanan dan minuman sehat, Sahabat bisa mencoba menu di cafe herbal.

Dengan pengelolaannya yang sangat profesional, susu murni KUD telah menjadi salah satu penggerak perekonomian warga. Menyegarkan dan menyehatkan konsumen, sekaligus mensejahterakan para peternak sapi perah. Yuk, minum susu! 

Jangan lupa share artikelnya pada sahabat-sahabat pencinta susu sapi segar, ya!