11 Januari 2022 | Penulis : Tim Sahabat Lokal

11 Januari 2022 |
Penulis : Tim Sahabat Lokal

Bagikan Artikel

Bagikan Artikel

Cucurak merupakan istilah dari Bahasa Sunda yang memiliki arti bersenang-senang. Awalnya tradisi ini dilakukan sebagai penyambutan bulan suci Ramadan, tujuannya untuk menjaga tali silaturahmi dan saling memaafkan. Tradisi Cucurak juga menjadi momen untuk mengungkapkan rasa bersyukur akan rezeki yang telah diberikan oleh Tuhan. Tradisi yang yang sudah menjadi turun temurun ini dilakukan untuk meningkatkan dan menjaga keakraban sesama anggota keluarga, teman, dan tetangga.

Cucurak bisa digambarkan seperti sebuah hajatan atau acara liwetan, karena kegiatannya serupa, yaitu acara makan-makan bersama yang menyajikan porsi santapan cukup besar dan banyak. Hal yang menjadi pembeda, Cucurak biasanya dilakukan menjelang bulan Ramadan. Umumnya hidangan yang disuguhkan dalam Cucurak adalah nasi liwet, tahu dan tempe goreng, ayam goreng, sambal, lalapan, bahan makanan lainnya juga dapat ditambahkan sesuai selera dari penyelenggara.

Sumber foto: borobudurnews.com

Sejarah dan Pelaksanaan Cucurak

Sejarah awal Cucurak dimaksudkan untuk mengekspresikan rasa syukur karena menerima rezeki lalu merayakan Cucurak bersama keluarga. Berangkat dari hal tersebut warga mulai melaksanakan tradisi ini untuk menyambut bulan Ramadan. 

Seiring berjalannya waktu, tradisi Cucurak tidak dibatasi untuk Ramadan saja melainkan dapat dilaksanakan kapanpun, dengan semua orang, dan dimana saja.

Selain masyarakat Sunda, orang lain pun bisa melakukan Cucurak karena sejauh ini tidak ada aturan tertentu terkait dengan suku, ras, agama, pun yang merayakannya. Lokasi merayakan tradisi cenderung dilakukan di rumah, masjid, sekolah, dan tempat makan. Namun karena Cucurak melibatkan banyak orang, maka dibutuhkan tempat yang luas juga.

Melihat Tradisi Cucurak warga Bogor yang tidak terikat dengan hal-hal yang disebutkan di atas, harapannya tradisi ini akan terus ada dan lestari sebab kemampuan beradaptasi mengikuti perkembangan zaman. Sahabat yang ingin coba menjalankan Cucurak tidak perlu repot-repot ke Bogor ya, kalian bisa melakukannya dimana saja asal ada daun pisang dan lauk pauknya.