25 April 2018 | Penulis : Sahabat Lokal

25 April 2018 |
Penulis : Sahabat Lokal

Bagikan Artikel

Bagikan Artikel

Sudah bukan rahasia lagi jika banyak orang yang berkumpul bersama, baik teman akrab maupun yang baru saja kenal, karena adanya Piala Dunia. Piala Dunia merupakan kompetisi sepak bola internasional yang dilaksanakan setiap empat tahun sekali, maka dari itu tidak mengherankan apabila acara ini dijadikan acara sakral bagi begitu banyak orang, terutama para lelaki.

Piala Dunia kembali digelar tahun 2018 ini setelah terakhir dimenangkan oleh Jerman di Brasil pada tahun 2014 lalu. Hal ini tentu membuat para penggila dan penikmat sepak bola mengantisipasi suatu hal yang kerap dilakukan bersama ketika Piala Dunia datang, yaitu nonton bareng yang biasa dikenal dengan nobar Piala Dunia.

Sebenarnya apa sih esensi dari nobar Piala Dunia? Yuk, kita cari tahu bersama.

Di Indonesia, kita akrab dengan istilah Bhinneka Tunggal Ika sejak kita duduk di bangku sekolah dasar. Makna yang terkandung di dalamnya ialah “berbeda-beda, tapi tetap satu”, dan filosofi itulah yang tanpa disadari terjadi dalam acara nobar Piala Dunia. Tanpa melihat latar belakang ekonomi, suku, etnis, dan berbagai perbedaan yang mungkin ada, kita bersatu. Kita menghidupkan semboyan hidup bangsa Indonesia.

Tidak kenal, menjadi kenal. Dan yang sudah saling mengenal memiliki potensi untuk menjadi lebih akrab. Menonton atau berbagi suatu hal yang sama-sama menarik bagi seseorang faktanya mampu meningkatkan keakraban, yaitu dengan adanya pancaran semangat dari mata dan juga kebahagiaan yang dibagikan ketika tim berhasil mencetak gol.

Lambang Kegigihan

Menyaksikan para pemain menggiring bola menuju gawang menggambarkan sebuah kegigihan. Sepak bola dapat menjadi contoh dan gambaran yang sempurna untuk menciptakan kegigihan dalam kehidupan sehari-hari. Karena dengan terus-terusan berusaha menggiring bola ke gawang membuktikan bahwa untuk mencapai suatu tujuan dibutuhkan usaha secara terus-menerus. Dan hal itulah yang mampu membuat para penonton bersorak-sorai sepenuh hati ketika bola memasuki gawang.

Untuk menjamin kenyamanan tradisi nobar Piala Dunia, tahun ini pemilik tempat nobar harus melalui birokrasi baru, yaitu pemilik tempat nobar wajib melakukan registrasi kepada pemegang hak siar penayangan Piala Dunia di Indonesia, yaitu Pesta Bola. Dengan begitu, nobar dapat dilakukan dari mana saja selama terdaftar atau sudah melakukan registrasi pada Pesta Bola secara online di laman resminya. Hal ini membuktikan bahwa tradisi nobar Piala Dunia bukan hal yang ecek-ecek atau main-main. Hal ini sudah menjadi sesuatu yang sangat serius.

Bagi orang-orang yang memilih untuk nobar di luar, tentunya ada tempat-tempat yang menyediakan ruang yang luas untuknya. Cari tahu secepatnya untuk mempersiapkan bangku nobar Sahabat nantinya. Dan bagi Sahabat yang lebih suka nobar bersama keluarga kecil di rumah, maka hal itu juga dapat dengan mudah dilakukan selama Sahabat mengikuti prosedur registrasi.

Tahun ini adalah waktu Sahabat untuk meramaikan dan menghidupkan tradisi nobar Piala Dunia dengan berbagai esensi yang ada di dalamnya.