12 April 2019 | Penulis : Sahabat Lokal

12 April 2019 |
Penulis : Sahabat Lokal

Bagikan Artikel

Bagikan Artikel

Pernahkah Sahabat berlibur ke Kota Tanjungpinang? Jika sudah pernah ke sana pasti tahu Pulau Penyengat dan Gedung Gonggong yang menjadi ikon wisata di kota tersebut. Sekarang ini, Tanjungpinang juga memiliki ikon wisata baru yaitu Vihara Ksitigarbha Bodhisattva. Vihara ini lebih dikenal sebagai vihara seribu wajah atau seribu patung.

Vihara Ksitigarbha Bodhisattva menjadi tempat persembahyangan umat Buddha sekaligus tujuan wisata religi di Kota Tanjungpinang , Kepulauan Riau. Proses pembangunan vihara ini berlangsung selama 14 tahun dan mempunyai 40 lebih patung dewa-dewa dalam kepercayaan umat Buddha.

Vihara Ksitigarbha Bodhisattva tergolong sebagai salah satu vihara terbesar se-Asia Tenggara. Menurut cerita, pemahat patung-patung di vihara ini merupakan seniman asli dari Tiongkok.

Bobby Jayanto sebagai pengelola Vihara Ksitigarbha Bodhisattva yang sekaligus pembina Yayasan Ling Shan Ji Yu Si, memberitahukan bahwa harga sebuah patung tersebut mencapai 25 juta rupiah. Panitia pembangunan akan menawarkan brosur patung lohan kepada donatur dan donatur tersebut yang akan memilih sendiri patung lohan.

Donatur dapat menuliskan nama, keluarga dan perusahaannya di bawah patung Lohan tersebut. Kemudian panitia pun mencetak sertifikat atas nama donatur tersebut menurut penjelasan Bobby Jayanto ketika peresmian awal bulan Februari 2017 lalu.

sumber : wowshack.com

Lokasi Vihara Ksitigarbha Bodhisattva

Vihara ini terletak tepat di sebelah Barat kota Tanjungpinang. Jaraknya kurang lebih 10 kilometer dari pusat kota dengan waktu tempuh sekitar 20 menit. Ketika memasuki komplek vihara dan melintasi bangunan besar yang mirip gerbang kota kuno, Sahabat akan merasa seperti berada di kota lain!

Salah satu bangunan utamanya adalah bangunan yang tersusun dari batuan berwarna putih. Di bagian atasnya, terdapat bangunan yang memiliki atap bertingkat berhiaskan patung naga yang ditunggangi oleh seorang anak. Indah, kan?

Bagian Vihara yang Paling Menarik

Bagian paling menarik pada vihara ini adalah seribu wajah dengan ekspresi muka berbeda satu sama lain. Semua wajah tersebut seakan mengajak Sahabat untuk berkomunikasi satu per satu. Patung-patung tersebut berukuran setinggi tubuh orang dewasa.

Untuk bisa sampai ke Vihara tersebut, dari Kota Tanjungpinang harus melalui Jalan Nusantara ke arah Barat menuju perbatasan kota. Sekitar 1 kilometer sebelum masuk ke perbatasan Kabupaten Bintan, terdapat jalan masuk ke kanan ke arah Jalan Asia Afrika (km 14). Di ujung Jalan Asia Afrika tersebut, Sahabat harus berjalan kaki dengan jalanan menanjak untuk memasuki area komplek Vihara.

sumber : wowshack.com

Waktu yang Tepat Berkunjung ke Vihara Ksitigarbha Bodhisattva

Ada baiknya berkunjung ke Vihara Ksitigarbha Bodhisattva ini di pagi atau sore hari menjelang matahari terbenam. Pada waktu itulah pemandangan di sekitar patung akan menjadi lebih menarik saat terkena sinar matahari yang bersinar lembut. Saat inilah yang menjadikan patung terlihat menjadi berwarna kuning keemasan.

Vihara Ksitigarbha Bodhisattva selalu ramai dikunjungi oleh para pengunjung, baik itu orang-orang yang akan beribadah ataupun sekadar berwisata. Pemandangan di sekitar vihara juga cukup menarik karena didirikan di atas bukit yang teduh.

Jadi, kapan Sahabat bisa berkunjung ke Vihara Ksitigarbha Bodhisattva ini? Banyak tempat wisata lain di Tanjungpinang yang bisa dikunjungi, lho. Jangan berhenti menjelajah Indonesia, ya Sahabat?