26 Februari 2019 | Penulis : Sahabat Lokal

26 Februari 2019 |
Penulis : Sahabat Lokal

Bagikan Artikel

Bagikan Artikel

Makanan yang berbentuk bundar dengan berbagai varian rasa yang tersedia ini memang terkenal di Semarang, namanya adalah wingko babat. Sajian khas ini menjadi salah satu andalan dari Kota Semarang sebagai oleh-oleh yang wajib dibawa saat datang ke kota ini. Dari tekstur, rasa dan bentuknya sangat menggoda, terlebih lagi penganan ini tersedia dalam berbagai varian rasa lho, Sahabat. 

Ada salah satu wingko babat di Semarang yang terkenal, yakni wingko babat Dyriana. Oleh-oleh ini sendiri banyak dijual di Jalan Pandanaran, Semarang. Sebagian besar pelancong yang datang ke Semarang pasti membawa wingko babat ini sebagai buah tangan. Jadi, tak hanya bandeng presto dan lunpia saja yang terkenal sebagai oleh-oleh khas Semarang, ya.

Wingko babat Dyriana ini terbuat dari bahan dasar kelapa, tepung beras dan gula. Adonan yang sudah dibuat kemudian dibentuk bulat dan langsung dipanggang. Baik dari aroma dan rasanya yang sangat legit akan membuat lidah Sahabat termanjakan merasakan kenikmatannya.

 

 

Biasanya saat liburan telah tiba, akan banyak pengunjung yang memadati sekitar Jalan Pandanaran ini sehingga membuatnya sedikit macet. Walau begitu, para pengunjung tersebut sangat puas bisa mendapatkan oleh-oleh yang lezat dari Kota Semarang.

Memiliki 5 Varian Rasa yang Menggugah Selera

Wingko babat Dyriana sendiri memiliki 5 varian rasa yang bisa dipilih sesuai dengan minat Sahabat. Ada rasa nangka, chocochip, pisang, original dan durian. Nah, banyak orang berpikir bahwa rasa tersebut karena dicampur dengan perisa buatan. Namun kenyataannya rasa ini terbuat dari bahan alami sesuai dengan sumber rasa tersebut, lho Sahabat! 

Sebagai contoh, wingko babat rasa durian, maka dalam pembuatannya pun menggunakan buah durian asli. Selain di Jalan Pandanaran, masih banyak penjual lain yang menjajakan wingko babat ini seperti di stasiun, bandara atau toko oleh-oleh lainnya. Untuk harganya berkisar antara Rp60.000 sampai Rp80.000 per dusnya tergantung dari pilihan rasa dan jumlahnya.

Awalnya Bukan Makanan Khas Semarang

Sebetulnya jika ditelisik lebih dalam lagi, wingko babat ini memang bukan berasal dari Semarang namun daerah Babat yang berada di Lamongan. Seiring berjalannya waktu, justru lebih dikenal sebagai oleh-oleh khas Semarang karena saking banyaknya penjaja dan produsen di sini.

Wingko babat ini menjadi salah satu oleh-oleh yang sudah ada sejak zaman dahulu dari generasi ke generasi. Jadi, jangan heran jika Sahabat melihat tempat produksinya terlihat sudah tua. Untuk menjaga rasanya tetap stabil, para generasi berikutnya tidak mengubah resepnya sama sekali. Hanya pada varian rasa saja yang ditambahkan untuk menyesuaikan pada minat pembeli.

Setelah puas mengelilingi kota Semarang dan sekitarnya, Sahabat bisa langsung meluncur ke pusat oleh-oleh untuk mendapatkan sajian khas dari kota ini. Rasanya yang manis dan khas memang bisa mengingatkan kembali kenangan dari kota Semarang. Oh iya Sahabat, Jalan Pandanaran berlokasi di pusat kota dekat Lawang Sewu dan Tugu Muda. Sahabat bisa membeli oleh-oleh tersebut setelah puas melancong di dua objek wisata Semarang itu, ya.

Berbagai tempat wisata di Semarang kini lebih mudah diakses menggunakan bus wisata dan shuttle bus yang sudah disediakan oleh pemerintah Semarang. Transportasi tersebut gratis dan menghubungkan berbagai wisata penting Semarang seperti Lawang Sewu, Kota Lama, Tugumuda, Sam Poo Kong dan masih banyak lagi. Sahabat bisa meminta untuk turun di Jalan Pandanaran saja untuk bisa mendapatkan oleh-oleh ini.

Oleh-oleh wingko babat Dyriana memang menjadi oleh-oleh yang lezat untuk dibawa pulang. Selain karena rasanya yang sangat enak juga karena sangat terjangkau. Tunggu apa lagi, Sahabat? Yuk, segera kunjungi Semarang dan bawa buah tangan ini untuk keluarga di rumah!