Candi Prambanan, Kisah Rara Jonggrang dan Keindahannya yang Tak Terbantahkan

Terletak di kawasan lingkungan Taman Wisata Prambanan, sekitar 17 kilometer ke arah timur dari Yogyakarta, berdiri kompleks candi megah yang bakal menarik perhatian siapa saja yang melihatnya, Candi Prambanan. Kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia ini namanya sudah tersohor di seantero Indonesia, bahkan dunia, Sahabat.

 

Tak heran lagi jika Candi Prambanan selalu dipenuhi pengunjung hampir setiap hari, terutama pada akhir pekan dan liburan panjang. Candi ini terlihat sangat indah di setiap waktu, baik di pagi, siang, sore maupun malam hari seperti pada tangkapan lensa @yanuareffendi5 untuk Kompetisi Foto dan Video Sahabat Lokal Adira Finance ini.

Sejarah Candi Prambanan

Meski tak ada yang tahu pasti kapan candi ini dibangun, namun spekulasi terkuat candi ini dibangun pada abad ke-9 oleh Raja Balitung Maha Sambu. Dugaan ini diperkuat oleh Prasasti Syiwargha (tahun 856) yang ditulis pada masa pemerintahan Rakai Pikatan.

 

Sebagai kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia, sejarah Candi Prambanan tidak selalu mulus, lho. Bahkan, candi ini pernah ditelantarkan begitu saja pada sekitar abad ke-10 hingga abad ke-16, Sahabat.

 

Kompleks candi ini mulai dipugar pada tahun 1733 dan upaya pemugaran ini tak pernah berhenti berlangsung, bahkan hingga sekarang, lho!

Kisah Rara Jonggrang dan Candi Prambanan

Sumber : Wikipedia

 

Berbicara soal Candi Prambanan sepertinya tak akan bisa lepas dari kisah Rara Jonggrang. Kisah ini menceritakan sang tokoh utama, Rara Jonggrang yang akan dipersunting oleh seorang pangeran yang telah membunuh ayah Rara Jonggrang dan menjajah negerinya, Bandung Bandawasa.

 

Terpikat oleh kecantikan Sang Putri, Bandung Bandawasa berusaha untuk melamar dan mempersunting Rara Jonggrang. Rara Jonggrang pun menolak, namun Bandung Bandawasa tak berhenti di situ dan terus membujuk serta memaksa Rara Jonggrang agar mau menjadi istrinya. Rara Jonggrang pun memberikan syarat agar ia mau menerima Bandung Bandawasa menjadi suaminya, yakni dengan membangun 1000 candi dalam waktu satu malam saja. Bandung Bandawasa menyanggupinya.

 

Bandung Bandawasa yang sakti pun memanggil bantuan dari para makhluk halus untuk membantunya menyelesaikan 1000 candi dalam satu malam. Mendengar berita bahwa Bandung Bandawasa telah membangun 999 candi, Rara Jonggrang pun berusaha menggagalkan usahanya dengan membangunkan perempuan-perempuan desa untuk mulai menumbuk padi dan membakar jerami agar para makhluk halus itu pergi karena takut sebentar lagi matahari terbit.

 

Usaha Bandung Bandawasa gagal karena tipu muslihat Sang Putri. Marah mengetahui kecurangan ini, Bandung Bandawasa mengutuk Rara Jonggrang menjadi batu. Arca terindah ini menjadi penggenap candi ke-1000.

Candi-Candi yang Ada di Kompleks Candi Prambanan

Sumber : Flickr.com

 

Kompleks candi ini memiliki tiga candi utama yang mewakili tiga Dewa tertinggi Hindu, yakni Candi Siwa, Candi Brahma dan Candi Wisnu. Di depan candi utama ada tiga candi wahana yang mewakili kendaraan masing-masing Dewa, yakni Candi Nandi, Candi Angsa dan Candi Garuda.

 

Lalu, ada pula Candi Apit yang mengapit tiga candi utama dan tiga candi wahana. Selain itu, Sahabat juga bisa menemukan empat Candi Kelir pada empat penjuru mata angin di bagian muka pintu masuk serta empat Candi Patok di setiap sudutnya.

 

Gugusan candi yang terakhir adalah Candi Perwara. Candi Perwara adalah gugusan candi-candi dengan ukuran yang lebih kecil dan memiliki jumlah kurang lebih 224 candi. Hingga kini pemugaran candi-candi di kompleks ini masih terus dilakukan sehingga tidak menutup kemungkinan di masa depan jumlah candi ini menjadi lebih banyak dari sekarang.

 

Nah, itu tadi informasi mengenai Candi Prambanan, Kisah Rara Jonggrang dan keindahan dari kompleks candi Hindu terbesar ini, Sahabat. Apakah kamu pernah berkunjung ke kompleks Candi Prambanan, Sahabat?


Keterangan
Lokasi : bantul, di yogyakarta