Ini Dia Bakpia Legendaris dari Yogyakarta, Bakpia Pathok 25

Membicarakan Yogyakarta sebagai tempat wisata tentu saja tak boleh melewatkan oleh-olehnya, yakni bakpia. Makanan yang aslinya bernama Tou Luk Pia alias pia kacang ini wajib dibawa sebagai buah tangan untuk keluarga dan teman-teman. Bakpia Pathok 25 adalah salah satu merek paling populer di kalangan wisatawan.

Meski dikenal luas sebagai oleh-oleh dari kota budaya ini, bakpia sendiri sebenarnya berasal dari budaya kuliner China. Diproduksi pertama kali di Desa Pathuk pada tahun  1948, bakpia yang awalnya diperdagangkan secara eceran atau dikemas dengan besek tanpa merek.

Semakin populernya penganan ini membuat pengusaha bakpia mulai bermunculan pada tahun 1980-an. Mulai dari nama hingga nomor menjadi pembeda antara satu bakpia dengan bakpia lain. Bakpia mencapai popularitasnya sebagai oleh-oleh khas Yogyakarta sekitar awal tahun 1990-an dengan berbagai kemasan menarik. Bakpia Pathok 25 sendiri tampil dengan kotak eksklusif yang menarik dan mudah dibawa.

Selalu Baru dan Hangat

Sumber: openrice.com

Bakpia dibuat dengan menjemur kacang hijau yang sudah disortir terlebih dahulu. Setelah dipecah menjadi dua, kacang kemudian dicuci dan direndam untuk memisahkan bagian kulitnya. Kacang hijau yang sudah direndam kemudian dikukus dan digiling sampai halus, lalu dicampur dengan gula pasir. Isian ini kemudian dimasukkan ke tengah adonan kulit dan dipanggang sampai matang.

Keistimewaan Bakpia Pathok 25 bukan hanya dari pemilihan tepung dan kacangnya yang berkualitas saja. Komitmen untuk menyajikan oleh-oleh yang selalu baru dan hangat sudah diterapkan terus menerus oleh Arlen Sanjaya, sang pemilik. Pengawasan yang ketat berupa sortasi (pemilihan bakpia yang cacat produksi dan tidak layak jual) juga menjadi salah satu cara yang dilakukan untuk memelihara kualitas.

Dalam satu hari, Arlen Sanjaya dan puluhan karyawannya bisa memproduksi 5 sampai 7 adonan bakpia dengan berat 15 kilogram tepung per adonan. Ketika sedang musim liburan, produksi bisa lebih banyak lagi. Bisa mencapai 10 hingga 15 adonan dalam sehari. Produksi yang semakin meningkat dari waktu ke waktu membuat Bakpia Pathok 25 beralih dari oven kayu tradisional ke pemanggang bertenaga gas.

Oleh-Oleh Sedap dengan Harga Terjangkau

Berwisata ke mana pun, buah tangan adalah hal wajib yang tak boleh sampai terlewat. Jika pakaian atau barang-barang berupa aksesori terlalu mahal, maka makanan adalah opsi yang tak kalah bagusnya. Bakpia Pathok 25 bisa Sahabat dapatkan dengan harga yang sangat terjangkau. Satu kotak bakpia biasa berisi 20 buah dibanderol dengan harga Rp. 45.000 saja. Jika tidak suka kacang hijau tersedia beberapa varian rasa lain, seperti cokelat, keju, nanas, kumbu hitam hingga green tea.

 

Bakpia Pathok 25 beralamat di Jalan AIP II KS Tubun NG I/504, Yogyakarta. Beberapa cabang lain yang bisa Sahabat kunjungi adalah Toko Kembang Jaya (Jalan Laksda Adisucipto KM. 9), Toko Ongko Joyo (Jalan AIP II KS Tubun 65), Toko Pasar Pathok (Kios Pasar Pathok 14-18) dan   Toko Bandara Jaya (Jalan Laksda Adisucipto, di depan Bandara Adisucipto).


Keterangan
Lokasi : yogyakarta, di yogyakarta
Jelajah DI YOGYAKARTA

10-08-2017 9:23 AM
Mangut lele Mbah Marto

10-08-2017 9:41 AM
Pantai Wedi Ombo Jogja

03-12-2017 10:50 PM
Naraya Batik