Tari Janger Maborbor Penuh Dengan Cerita Mistik Yang Populer Di Bali

Banyaknya ritual yang sering dilakukan di Bali telah menjadi sebuah tradisi sehingga membuatnya memiliki taksu (roh) tersendiri. Ini menjadi salah satu hal yang membuat setiap orang selalu ingin menyambangi Pulau Bali.

Pulau Bali memiliki banyak sekali kebudayaan yang berkaitan erat dengan tradisi unik, seperti salah satunya Tari Janger Maborbor. Tari Janger Maborbor adalah sebuah tarian sakral dengan media api yang dilestarikan di Banjar Metra, Desa Hyang Api, Kecamatan Tembuku, Bangli, Bali.Tari Janger Maborbor ini mulai diciptakan sejak tahun 1930-an dan menjadi salah satu tarian terpopuler di Pulau Bali.

Tarian ini dipentaskan agar bisa menolak wabah penyakit atau mara bahaya. Di mana sang penari nantinya akan menginjak bara api tanpa mengalami luka bakar sedikitpun. Tari Janger Maborbor ini biasanya dipertontonkan sebagai pelengkap dalam upacara adat di beberapa pura tertentu.

Inilah keseruan tradisi Tari Janger Maborbor yang berhasil diabadikan melalui akun instagram @putusukmana sekaligus menjadi juara 2 dalam kompetisi Foto dan Video Sahabat Lokal Adira Finance. Hasil foto yang dapat menggambarkan secara detail tentang bagaimana tradisi ini sangat kuat dan sakral di Bali.

Sumber : Foto Juara 2

Nah, sahabat mau tahu lebih banyak tentang Tari Janger Maborbor ini? Yuk, langsung saja simak ulasannya!

Mengenal Tari Janger Maborbor

Tarian Sanghyang Janger Maborbor ini biasa diperagakan oleh 10-16 orang berpasangan yang belum beranjak dewasa. Tari Janger Maborbor ini memadukan unsur gerak dan nyanyian yang bersahut-sahutan, pada kelompok putra dinamakan kecak dan kelompok putri disebut Janger.

Setelah pemimpin upacara seperti seorang pemangku ataupun tapakan selesai memberikan persembahan dan melakukan persiapan tumpukan bara api di depan para penari, maka setiap penari nantinya akan beraksi dengan menginjak-injak bara api dalam kondisi kerasukan. Inilah makna dari kata Maborbor.

Bahkan, ada penari yang sampai memakan bara api, lho. Namun, tak ada satu pun orang yang terkena luka bakar, kok. Tentu Tari Janger Maborbor ini sangat unik dan menarik bukan?

Kekuatan Lain yang Tak Terlihat Itu “Ada”

Tarian Janger Maborbor ini membuktikan bahwa ada kekuatan lain yang tak kasat mata yang merasuki setiap penarinya. Namun, itu semua bisa terjadi karena kemahakuasaan Sang Hyang Widhi Wasa yang telah menyertainya.

Dinamakan tradisi Janger Maborbor dikarenakan ritual utamanya menggunakan media api, mungkin jika tradisi ini dilakukan oleh orang biasa dipastikan tubuh mereka akan hangus terbakar. Itulah yang meyakini bahwa kekuatan lain tersebut berasal dari sesuhunan setempat yang telah merasuki setiap raga sang penari.

Sumber : Flickr

Sesudah bara api tersebut padam, nantinya para penari Janger Maborbor akan diperciki air. Sang penari pun akan kembali pulih normal seperti sedia kala dan kembali pada kesadarannya tanpa adanya kekurangan suatu apapun.

Bentuk Pementasan Tari Janger Maborbor

Pertunjukkan Tari Janger Maborbor terdiri dari beberapa bagian. Pertama adalah pembukaan dari gamelan batel / tetamburan, dilanjutkan dengan Pepeson berupa nyanyian dan tarian bersama dari para penari Kecak - Janger. Setelah itu akan membentuk dua baris dan membentuk formasi tarian.

Nantinya akan terdapat Pejangeran yang merupakan gabungan tarian Kecak - Janger saling bernyanyi dan menari secara bersahut-sahutan dalam suasana yang gembira. Ada juga Lakon yang ditampilkan seperti lakon Arjuna Wiwaha, Gatotkaca Sraya, Sunda-Upsunda dan lainnya. Bagian terakhir adalah penutup, para penari akan menyanyikan lagu permohonan maaf dan ucapan selamat tinggal kepada hadirin.

Jenis-Jenis Tari Janger Maborbor

Adapun beberapa jenis Tari Janger Maborbor meliputi Tari Janger Maborbor dari Tabanan, Tari Janger Maborbor dari Desa Sibang Badung, Tari Janger Maborbor dari Desa Sibang Badung, Tari Janger Maborbor dari Desa Bulian, Buleleng, Tari Janger Kedaton Denpasar dan Tari Janger Singapadu Gianyar. Sementara organisasi pemuda yang khusus mementaskan Janger disebut Sekaa, biasanya Janger Kedaton (Denpasar) dan Janger Singapadu (Gianyar).

Pementasan Tari Janger Maborbor ini biasanya diadakan saat Piodalan pada masing-masing Pura yang datang setiap enam bulan sekali atau satu tahun sekali. Maka dari itu Sahabat bisa cek dulu jadwal Piodalan tersebut pada link berikut ini.

 

Bagaimana Sahabat? tertarik untuk melihat langsung tarian sakral ini di Bali secara langsung?


Keterangan
Lokasi : bangli, bali
Jelajah BALI

09-03-2018 3:51 AM
STEVE AOKI AT SKY GARDEN

01-03-2018 11:10 PM
Pesta Kesenian Bali

22-09-2017 7:36 AM
Ayam Betutu