Home / Berita Terbaru

5 Hal yang Penting dari Konsep Bisnis Retail

5 Hal yang Penting dari Konsep Bisnis Retail

15 September 2022 | Penulis : Adira Finance

Bisnis retail adalah salah satu dari sekian istilah yang sering terdengar dalam dunia ekonomi. Sering kali, praktik bisnis retail disamakan dengan pengecer atau penjual eceran. Jika demikian apa saja contoh bisnis retail? Untuk membahasnya, mari kita bahas mulai dari definisinya.

Definisi Bisnis Retail

Bisnis retail adalah penjualan produk atau jasa kepada konsumen untuk digunakan dan dipakai oleh konsumen itu sendiri. Oleh sebabnya, retail sering kali disamakan dengan penjual eceran karena produk mereka dijual secara satuan kepada para konsumen. 

Karena akan digunakan konsumen, maka pemakaian produk yang dibeli tentu untuk keperluan pribadi atau rumah tangga. Sehingga bukan untuk mereka jual kembali.

Kemunculan toko retail di Indonesia ada di sekitar tahun 60an, tepatnya di gedung Sarinah Jakarta. Presiden Soekarno tengah mencoba mengaplikasikan konsep penjualan dari negara luar seperti Jepang dan negara-negara barat. Bisnis retail di Indonesia kemudian berkembang hingga pada tahun 90an toko retail semakin banyak bermunculan dengan menyediakan banyak produk unggulan dari berbagai negara di dunia. Sehingga keberadaan bisnis retail ini menunjang kebutuhan masyarakat untuk memenuhi gaya hidup dan keperluan mereka untuk aktivitas sehari-hari.

Tujuan Bisnis Retail

Berikut sejumlah tujuan dari bisnis retail:

  • Berperan sebagai penghubung produsen kepada konsumennya
  • Menyediakan produk dalam unit yang kecil sehingga konsumen dapat menyesuaikan dengan kebutuhannya
  • Menyediakan banyak jenis barang untuk kebutuhan dan keinginan konsumen

Cara Kerja dan Karakteristik Bisnis Retail

Jika sudah memahami definisi dan sejarah bisnis retail di Indonesia, sekarang mari memahami bagaimana cara kerja bisnis retail.

Biasanya pengusaha bisnis retail menyuplai barang dagangan untuk toko mereka. Suplai barang ini nantinya akan dijual kepada konsumen tingkat akhir, atau mereka yang menggunakan produknya dan tidak menjualnya kembali.

Sehingga secara otomatis, pengusaha bisnis retail bekerja sama dengan perusahaan lain seperti produsen atau perusahaan grosir untuk menyuplai produk mereka.

Berdasarkan penjabarannya di atas, maka sejumlah karakteristik dari bisnis retail adalah:

  1. Berhadapan dengan konsumen

    Tujuan dari penjualan bisnis retail tentu menjual produk kepada konsumen akhir. Sehingga strategi yang dipersiapkan berdasarkan kebutuhan konsumen.

  2. Memiliki beragam jenis produk untuk dijual

    Beberapa bisnis retail menjual banyak jenis barang dan produk dari banyak merek atau model agar menarik konsumen. Hal ini juga untuk memudahkan konsumen memenuhi beberapa kebutuhan mereka dalam satu tempat.

  3. Menjual secara satuan

    Karena dijual secara satuan, sebagai pebisnis retail Sahabat harus selalu bisa mengamati harga kompetitor untuk menjadikan pertimbangan. Penjualan secara satuan ini juga bertujuan karena produk yang dijual akan digunakan untuk kebutuhan skala kecil bagi konsumen.

Fungsi Bisnis Retail

Aktivitas bisnis retail tentu memiliki sejumlah fungsi yang menguntungkan bagi setiap pelaku ekonomi. Berikut fungsi-fungsinya:

  1. Bisa menjual banyak barang sekaligus

    Karena bisnis retail bertujuan untuk menjual produk yang bisa memenuhi kebutuhan konsumen, biasanya pengusaha bisnis retail akan menjual banyak jenis barang dari sekian produsen yang bekerja sama dengan mereka. Selain itu, bagi pebisnis retail akan bisa memberikan variasi harga untuk memperhitungkan target keuntungan.

  2. Memudahkan konsumen mendapatkan produk/jasa

    Bisnis retail memudahkan konsumen untuk mendapatkan produk yang mereka butuhkan. Jika dalam rantai ekonomi tidak ada pebisnis retail, maka para konsumen perlu mendatangi pihak produsen atau grosir untuk membeli produk kebutuhan mereka dalam jumlah yang banyak.

  3. Memudahkan pebisnis mempromosikan produk

    Sudah menjadi hal yang lumrah pengusaha bisnis retail akan melakukan strategi promosi agar konsumen membeli produk yang mereka jual. Aktivitas ini sekaligus menjadi manfaat bagi produsen karena tren produk mereka meningkat seiring promosi yang dilakukan pengusaha bisnis retail.

  4. Memberikan keuntungan produsen dan grosir

    Pengusaha bisnis retail membutuhkan kerja sama dengan produsen dan grosir untuk menyuplai produk dagangan mereka. Apalagi dalam menyuplai stok ini, biasanya pengusaha bisnis retail akan membeli dalam jumlah yang banyak dalam sekali transaksi. Hal ini tentu menjadi keuntungan bagi bisnis produsen dan grosir.

Jenis - Jenis Bisnis Retail

Berikut adalah beberapa jenis bisnis retail yang ditentukan dari beberapa hal, seperti:

  1. Berdasarkan produk yang dijual

    • Produk 

      Jenis ini menjual barang berupa fisik. Misalnya; makanan, pakaian, obat, dll.

    • Jasa

      Jenis ini menjual produk tanpa wujud berupa layanan kepada konsumen. Misalnya; penyewaan mobil, penyalur pembantu, perbankan, dll.

  2. Berdasarkan bentuk toko

    • Supermarket

      Supermarket menyediakan banyak barang atau produk untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Mulai dari makanan, minuman, produk pembersih, dll. Biasanya supermarket ditujukan untuk kalangan menengah ke atas.

    • Minimarket

      Sama seperti supermarket, minimarket menyediakan produk kebutuhan sehari-hari dalam bentuk yang lebih kecil dan biasanya berada di lokasi yang strategis dan mendekati pemukiman.

    • Toserba

      Toserba atau toko serba ada adalah toko yang menyediakan segala kebutuhan rumah tangga konsumen dalam bentuk toko yang sederhana.

    • Toko khusus

      Berbeda dengan lainnya, toko khusus biasanya menjual produk dalam satu jenis. Misalnya toko pakaian, toko obat, toko emas, dll.

  3. Berdasarkan kepemilikan

    • Mandiri

      Jenis ini biasanya dimiliki oleh perorangan. Sehingga mereka akan melakukan aktivitas bisnisnya dengan mandiri. Untuk mendapatkan keuntungan, bisnis retail mandiri membutuhkan lokasi bisnis dan strategi marketing yang tepat.

    • Ritel yang sudah ada

      Jenis ini biasanya berbentuk warisan sehingga ada pengalihan kepemilikan bisnis dari yang sebelumnya. Biasanya pemilik yang baru akan melakukan sistem manajemen dan marketing yang baru menyesuaikan zaman.

    • Franchise

      Jenis ini adalah konsep bisnis yang menyewa hak untuk menggunakan brand produk tertentu. Untuk memilikinya tentu ada harga yang harus dibayar kepada perusahaan induk.

    • Network marketing

      Jenis ini sering kali juga disebut dengan istilah Multi Level Marketing (MLM). Pengusaha ritel biasanya direkrut untuk menjual produk dari distributor utama kepada konsumennya. Di zaman ini, pelaku MLM banyak yang memanfaatkan sosial media untuk menjual produk mereka.

    • Corporate chain

      Jenis ini adalah menggabungkan kepemilikan dari beberapa individu. Biasanya individu ini tergabung dalam satu grup dan melakukan bisnis retail mereka dalam skala jumlah penjualan yang besar.

Itulah sejumlah informasi mengenai bisnis retail yang Sahabat perlu ketahui. Semoga bermanfaat dan tepat guna untuk Sahabat yang tengah berencana untuk membuka usaha. Jangan lupa hitung dengan terperinci penggunaan modal yang Sahabat siapkan agar bisa sesuai dengan rencana dan pelaksanaannya.

Untuk mempermudah Sahabat dalam mempersiapkan modal tersebut, Sahabat bisa memanfaatkan fasilitas Kredit Multiguna dari Adira Finance. Fasilitas Kredit Multiguna ini akan memudahkan Sahabat untuk mendapatkan dana pinjaman.

Sahabat juga bisa mendapatkan banyak keuntungan dari fasilitas ini. Adira Finance menawarkan fasilitas pinjaman dana kredit multiguna dengan jaminan BPKB sepeda motor atau mobil dengan syarat yang mudah, proses pencairan dana cepat, serta bisa memilih pilihan asuransi yang lengkap, dan keuntungan lainnya.

Di samping itu, Sahabat juga tak perlu khawatir karena fasilitas Kredit Multiguna dari Adira Finance ini sudah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), jadi lebih aman dan terpercaya. Segera ajukan pinjaman dana untuk Sahabat sekarang dengan langsung klik di sini.

Bagikan Artikel

Artikel Terbaru

Dapatkan informasi terbaru tentang Adira Finance
Subscribe Sekarang


Kantor Pusat Adira Finance

Gedung Millenium Centennial Center Lt. 53-61
Jl. Jend. Sudirman Kav. 25
Karet Setiabudi
Jakarta Selatan
DKI Jakarta 12920
+62139733232/322

Call Center : 1500511
Email : customercare@adira.co.id
Cari Lokasi Cabang
  • Copyright @ Adira Finance Berizin dan Diawasi oleh OTORITAS JASA KEUANGAN