Home / Berita Terbaru

Inilah 5 Cara Menjadi Dropshipper yang Bikin Untung

Inilah 5 Cara Menjadi Dropshipper yang Bikin Untung

22 April 2021 | Penulis : Adira Finance

Seiring dengan berkembangnya teknologi yang semakin pesat, bisnis online pun menjadi salah satu ladang uang paling strategis untuk digeluti. Di antara sekian banyak jenis bisnis online, dropship merupakan salah satu bisnis yang cukup potensial. Namun, masih banyak Sahabat yang belum paham mengenai apa itu dropship dan bagaimana cara menjadi dropshipper yang menguntungkan. Padahal, sistem bisnis dropship terbilang cukup mudah, karena bisa dilakukan secara fleksibel, tanpa harus stok barang, dan membutuhkan modal yang rendah atau bahkan tanpa modal sama sekali. Siapa saja bisa memulai bisnis dropship hanya dari rumah. Untuk menjadi seorang dropshipper, Sahabat harus cermat melihat peluang yang ada, peka terhadap permintaan pasar, familiar dengan media sosial dan e-commerce, serta konsisten dalam mempromosikan produk. Lantas, apakah Sahabat tertarik dengan bisnis ini? Nah, dalam artikel ini akan dijelaskan lebih lengkap mengenai sistem bisnis dropship dan cara menjadi dropshipper yang bisa mendapatkan untung berlipat. Langsung simak artikelnya di bawah ini yuk! 

Apa itu Dropship?

Bisnis dropship merupakan model bisnis yang dilakukan seseorang untuk menjual produk yang dibuat pihak lain. Orang yang menjual produk tersebut disebut dropshipper, sementara pihak yang membuat atau memiliki produk tersebut biasanya disebut produsen atau supplier. Sederhananya, seorang dropshipper menjual kembali produk produsen atau supplier tanpa harus membeli produknya terlebih dahulu. Maka dari itu, dropshipper mudah dilakukan oleh siapapun karena tidak perlu menyetok barang. Bahkan, barangnya pun dikirim langsung oleh produsen atau supplier kepada pembeli. Sebagai seorang dropshipper, Sahabat tidak perlu lagi memikirkan produksi dan pengiriman barang karena semuanya itu sudah menjadi tugas produsen atau supplier. Oleh karenanya, cara menjadi dropshipper dianggap lebih mudah dibandingkan memulai bisnis yang produknya dibuat sendiri oleh Sahabat.

Apa Perbedaan Dropshipper dan Reseller?

Cara menjadi dropshipper maupun reseller memang hampir mirip. Meskipun reseller dan dropshipper sama-sama menjual produk orang lain, akan tetapi sistem kerjanya agak berbeda lho. Reseller biasanya harus membeli terlebih dahulu produk dari produsen atau supplier untuk dijual kembali, sehingga reseller membutuhkan modal untuk menyetok barang tersebut. Selain itu, biasanya reseller juga akan memproses pesanan dan mengirimkan barangnya sendiri kepada pembeli. Nantinya reseller ini akan mendapatkan keuntungan dari selisih uang yang diterima dari pembeli dengan jumlah uang yang dibayarkan kepada pemilik barang. Sedangkan, dropshipper tidak perlu menyetok barang terlebih dahulu dan tidak memikirkan proses pengiriman barang karena sudah dikirim langsung oleh produsen atau supplier kepada pembeli. Posisi dropshipper hanya sebagai perantara yang memasarkan produk dan mendapat keuntungan dari selisih harga yang telah ditentukan. Melihat keuntungan ini, tak heran banyak orang yang berlomba untuk mencari cara menjadi dropshipper sebagai penghasilan tambahan. 

Bagaimana Cara Menjadi Dropshipper

Setelah yakin ingin merintis bisnis dropship, berarti ini saatnya Sahabat mengetahui apa saja cara menjadi dropshipper yang sukses. Umumnya, kunci sukses dari bisnis ini adalah marketing dan pelayanan pembeli. Namun, sebenarnya cara menjadi dropshipper bukan hanya itu saja lho. Sahabat juga membutuhkan ide kreatif dan eksekusi yang terarah agar bisnis dropship tersebut bisa terus berkembang hingga jangka panjang. Selain itu, riset data dan praktik yang tepat dapat menjawab strategi bisnis dropship yang menguntungkan. Berikut ini beberapa cara menjadi dropshipper yang bisa Sahabat terapkan mulai sekarang:

  1. Pilih produsen atau supplier yang tepat

    Cara menjadi dropshipper yang pertama adalah memilih produsen atau supplier yang tepat. Cara ini sangat penting sebelum Sahabat mulai merintis bisnis dropship. Pemilihan produsen atau supplier yang tepat dapat melancarkan bisnis Sahabat untuk ke depannya. Sebab, saat ini banyak pula produsen atau supplier yang justru hanya menebarkan janji-janji keuntungan tanpa bukti nyata. Akibatnya, banyak dropshipper yang merasa terbebani dengan target yang ada, sementara keuntungan tidak signifikan. Oleh karena itu, pemilihan produsen atau supplier merupakan cara menjadi dropshipper paling utama yang harus diperhatikan. Selain itu, pemilihan produk dari produsen atau supplier juga harus Sahabat pertimbangkan, lho. Ini karena produk yang tepat akan mengantarkan Sahabat pada pembeli yang banyak. 

    Memang tidak ada ukuran pasti dalam memilih produk yang tepat untuk bisnis dropship. Sebab, produk yang dijual tergantung pada kebutuhan atau ketertarikan pembeli. Namun, ada beberapa tips yang bisa Sahabat lakukan dalam memilih produk yang tepat untuk dijual dengan sistem dropship, antara lain:

    • Pilih produk yang memiliki niche yang sama. Terlalu banyak produk yang dijual dengan niche beragam justru bisa membuat Sahabat tidak fokus saat berjualan. Akibatnya, cara menjadi dropshipper yang sukses akan sulit diraih.
    • Untuk para dropshipper pemula, pilihlah produk yang ringan dan tahan lama. Hindari produk yang berat, besar, dan mudah rusak karena akan meningkatkan risiko cepat rusak saat proses pengiriman. 
    • Jual produk yang sedang tren dan dibutuhkan oleh banyak orang. Harus pintar dalam melihat peluang yang ada.

    Baca juga: Pinjaman Modal Usaha yang Cocok Saat Era New Normal

  2. Tentukan nilai jual yang unik

    Seperti yang Sahabat ketahui, saat ini sudah banyak orang yang merintis bisnis online dalam berbagai bidang. Maka dari itu, sebelum merintis bisnis ini, Sahabat harus tahu cara menjadi dropshipper yang sukses dengan mengetahui nilai jual yang unik (unique selling point) dari produk yang dijual. Nilai jual yang unik dibutuhkan agar produk Sahabat bisa menarik perhatian pembeli karena keunggulan yang tidak dimiliki oleh produk serupa di pasaran. Sebab, sekarang harga murah pun bukan jaminan produk tersebut akan laku lho. 

    Cara menjadi dropshipper juga bisa dilakukan oleh Sahabat dengan mengalihkan nilai jual ke hal-hal yang berhubungan dengan pelanggan. Sebagai contoh, pelayanan pelanggan yang andal, jaminan waktu pengiriman lebih cepat, ongkos kirim murah, beri poin atau reward, dan lainnya. 

  3. Perhatikan branding bisnis

    Cara menjadi dropshipper yang tak kalah penting adalah branding bisnis. Mungkin sebagian dari Sahabat bertanya-tanya, mengapa branding bisnis sangat penting padahal hanya menjual produk orang lain? Sebab, bisnis akan diingat oleh banyak orang karena ada branding. Selain itu, branding juga dapat menarik lebih banyak pembeli dan membuatnya berbeda dengan bisnis yang lain. Meskipun hanya bermodalkan dropship dari produsen atau supplier, Sahabat juga membutuhkan toko online sendiri untuk menjual produk tersebut. Nah, di sinilah peran branding bisnis berpengaruh. Sahabat bisa memaksimalkan branding toko online agar lebih menarik perhatian lebih banyak pelanggan. Untuk mengembangkan branding bisnis, Sahabat bisa memulainya dari hal yang paling penting, yaitu branding logo toko dan materi promosi. Dengan begitu, Sahabat pun jadi lebih paham mengenai cara menjadi dropshipper yang menguntungkan.

  4. Kreatif dan rajin promosi

    Kreativitas dan konsistensi dibutuhkan sebagai salah satu cara menjadi dropshipper yang sukses. Sangat disayangkan jika Sahabat sudah memilih produsen, menentukan nilai jual, dan branding, namun tidak konsisten dalam berjualan. Bisa dipastikan bisnis dropship ini tidak akan bertahan lama. Oleh karenanya, untuk menjalani sebuah bisnis harus diiringi dengan komitmen, konsistensi, dan kreativitas demi mendapatkan untung yang berkali lipat. Sahabat merasa tidak kreatif? Tenang saja, saat ini banyak sekali referensi ide promosi yang ada di internet dan bisa dimodifikasi untuk memasarkan produk secara online. Selain itu, Sahabat juga harus rajin promosi supaya banyak orang yang tertarik untuk membeli. 

  5. Manfaatkan media sosial dan marketplace 

    Salah satu cara menjadi dropshipper modal rendah adalah dengan memanfaatkan media sosial dan marketplace sebagai sarana promosi. Cara menjadi dropshipper ini bisa dilakukan oleh siapapun, baik pelajar, pegawai kantoran, hingga Ibu rumah tangga. Sebab, bisnis dropship cukup fleksibel dan bisa dilakukan tanpa terganggu oleh waktu dan tempat khusus. Untuk para pemula, bisa memanfaatkan media sosial pribadi terlebih dahulu dalam memasarkan produk. Setelah itu, buatlah toko online sendiri di media sosial dan marketplace untuk menjangkau lebih banyak target pasar. Dengan begitu, produk yang Sahabat jual pun bisa semakin diketahui oleh lebih banyak orang di berbagai daerah. Pastikan untuk selalu memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan agar mendapat untung yang berlipat. 

Itulah beberapa cara menjadi dropshipper yang bisa Sahabat lakukan mulai sekarang. Model bisnis seperti ini membuat siapa saja bisa merintis usahanya sendiri dengan mudah. Terlebih di bulan Ramadhan dan Idul Fitri, bisnis dropship ini bisa menguntungkan untuk Sahabat jika cermat dalam melihat peluang yang ada. Sebab, banyak orang yang mencari kebutuhannya secara online, baik kebutuhan harian hingga kebutuhan hari raya. Untuk memaksimalkan potensi bisnis dropship yang lebih besar, terkadang diperlukan modal yang cukup sebagai pendukung. Akan tetapi, Sahabat tidak perlu khawatir karena saat ini sudah banyak cara mendapatkan modal dengan mudah dan cepat, salah satunya dengan memanfaatkan kredit multiguna. Kredit multiguna merupakan salah satu cara mendapatkan modal bisnis yang mudah, aman, dan cepat. Pilihlah kredit multiguna yang terpercaya, seperti dari Adira Finance karena sudah terdaftar dan diawasi oleh OJK. Dengan begitu, Sahabat bisa mendapatkan dana tunai secara cepat hanya dengan mengagunkan Bukti Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) mobil atau motor yang dimiliki. Bahkan, suku bunganya pun sangat kompetitif sehingga tidak memberatkan proses pembayaran cicilan. Sudah siap memulai bisnis dropship? Yuk, dapatkan pinjaman modal bisnis dengan kredit multiguna dari Adira Finance.

Bagikan Artikel

Artikel Terbaru

Dapatkan informasi terbaru tentang Adira Finance
Subscribe Sekarang


Kantor Pusat Adira Finance

Gedung Millenium Centennial Center Lantai 53, 56-61
Jl Jenderal Sudirman Kav. 25 Jakarta 12920

Call Center : 1500511
WhatsApp Chat / SMS : 0811 811 5811
Email : customercare@adira.co.id
Cari Lokasi Cabang
  • Copyright @ Adira Finance Terdaftar dan Diawasi oleh OTORITAS JASA KEUANGAN