Home / Berita Terbaru

Jangan Nyinyir, Ini Test Drive Wuling Confero S Versi ProduksiJangan Nyinyir, Ini Test Drive Wuling Confero S Versi Produksi

Jangan Nyinyir, Ini Test Drive Wuling Confero S Versi ProduksiJangan Nyinyir, Ini Test Drive Wuling Confero S Versi Produksi

22 Oktober 2017 | Penulis : Adira Finance

DENPASAR – Untuk kesekian kalinya kami kembali berkesempatan mengikuti rangkaian test drive untuk Wuling Confero S, produk perdana keluaran PT SGMW Motor Indonesia (Wuling Motors). Kali ini, kami diundang untuk mengeksplorasi Confero S dengan menikmati perjalanan di Pulau Bali.

Sebelumnya kami pernah mencoba langsung Confero di negara asalnya, China, yakni sebagai Wuling Hong Guang yang adalah versi ‘original’. Kemudian beberapa bulan lalu kami juga mencoba versi pra-produksi dari Confero S saat belum diluncurkan ke pasar Indonesia.

Selama tiga hari pada 11-13 Oktober 2017, kami diajak merasakan kelegaan ruang kabin Confero dalam perjalanan bertema “Spacious Journey with Confero S”. Untuk kali ini, kami ingin membuktikan kenyamanan di dalam Confero S sebagai penumpang dalam perjalanan yang cukup jauh ini.

Begitu mendarat di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Kuta, Bali, kami memutuskan untuk langsung duduk di kursi penumpang baris kedua. Terus terang, penerbangan pagi dari Jakarta menuntut kami untuk kembali ‘mengumpulkan nyawa’ sehingga kami memilih untuk memejamkan mata sejenak dengan menjadi penumpang.

Kami dan tiga rekan media lain yang tergabung dalam grup mobil 2 dari 6 mobil, mendapat unit Confero S untuk 8 penumpang. Artinya bukan yang menggunakan konfigurasi captain seat untuk kursi di baris keduanya.

Ya, bukan hal asing lagi bagi kami begitu mendapati legroom yang lebih lega dari rata-rata model Low MPV di Indonesia yang dominan oleh produk Jepang. Meski belum menggeser posisi kursi lebih ke belakang, lutut kami masih lebih leluasa dengan penumpang di kursi depan kami yang memiliki badan gemuk.

Kami berani bilang kalau kabin baris kedua Confero S adalah yang paling lega di antara para rival Jepangnya dengan dimensi setara seperti Avanza/Xenia, Ertiga, Mobilio, Grand Livina, bahkan Xpander. Selain itu, tinggi body hingga 1.751 mm menyediakan ruang kepala yang lebih lega.

Dari Bandara kami sempat diajak mampir ke dealer Wuling di Denpasar, sebelum kemudian menuju Pantai Serangan. Perjalanan menuju Serangan menyuguhkan permukaan jalan bergelombang berpadu pasir dan bebatuan.

Kami terkesan dengan karakter suspensi Confero S saat itu, yang cenderung keras namun membuat body kokoh dan tidak banyak mengayun melalui jalan bergelombang. Sebagai penumpang, kami acungi jempol untuk hal ini, meski imbasnya menimbulkan suara cukup gaduh akibat getarannya.

Semakin nyaman duduk di dalam Confero S karena seluruh kursi sudah dibaluti material semi-kulit. Selain itu penumpang baris kedua juga bisa menikmati fasilitas satu buah USB charging port untuk mengisi ulang baterai smartphone atau gawai lainnya selama perjalanan.

Hadirnya AC double blower untuk penumpang belakang menambah nilai kenyamanan Confero S, di mana tombol pengendali yang lebih modern dibanding para kompetitor.

Puas dengan menjadi penumpang, kami pun gatal ingin menjadi pengemudi dan merasakan performa dan manuver Confero S di jalanan terbuka. Karena sebelumnya kami mencobanya di area tertutup dan terbatas.

Pedal kopling terasa lebih ringan untuk dioperasikan pada versi produksi ini, pun dengan tuas transmisi manualnya yang semakin presisi untuk perpindahan gigi. Karakter performa ikut berubah pada versi produksi yang dipasarkan OTR Rp 128,8 juta sampai Rp 165,9 juta itu.

Pengaturan ulang pada rasio gearbox dan mesin membuat respons Confero S di tarikan awal lebih halus, dengan torsi yang disalurkan secara linear. Mengajak mesin berputar hingga lebih dari 2.000 rpm, di situlah torsi baru terasa terkumpul, membuat Confero S harus sedikit digeber lebih untuk menyalip kendaraan lain di jalan.

Setir dengan beberapa tombol kendali fitur infotainment termasuk ringan saat diputar, juga telah lebih komunikatif bagi pengemudi bila dibandingkan dengan versi pra-produksinya karena tidak terlalu ringan. Bermanuver di lika-liku jalanan area Ubud yang padat dan sempit tidak sulit, meskipun radius putar yang mencapai 5,5 meter.

Berkat suspensi yang cenderung keras, manuver Confero S saat menikung kami rasakan minim gejala limbung walaupun memiliki ground clearance sampai 210 mm.

Luasnya dimensi kaca depan dan samping memberi visibilitas lebih baik, khususnya untuk berkendara di malam hari. Berkat luasnya kaca itu juga, menambah kesan lebih lapang untuk penumpang di belakang.

Bicara soal berkendara saat malam, fitur headlamp leveling yang memungkinkan pengemudi mengatur sudut pancaran lampu depan sesuai kebutuhan, dengan tiga tingkat berbeda. Selain membantu tingkatkan visibilitas, fitur ini juga bisa membuat pengendara dari arah berlawanan tidak silau dengan cahaya lampu kita.

Patut diapresiasi bagi Wuling dalam menyematkan fitur lengkap pada Confero S yang tidak dimiliki para lawan, seperti Tire Pressure Monitoring System (TPMS) pada Multi Information Display (MID), kamera parkir mundur, sensor parkir (2 di depan, 4 di belakang), layar sentuh 8 inci dengan Bluetooth, USB dan HDMI, fog lamp depan dan belakang, sampai roof rail.

Sayangnya ada beberapa hal agak mengganggu dari fitur Confero S yakni koneksi smartphone ke head unit tidak bisa langsung dengan USB, harus via Bluetooth atau HDMI. Begitu juga MID yang tidak sediakan informasi konsumsi bahan bakar rata-rata.

Dari skala angka 1 sampai 10, kami beri nilai 8,5 untuk Wuling Confero S sebagai produk pendatang baru di segmen dengan pangsa pasar paling besar di Tanah Air. Berkembangnya jaringan dealer dan bengkel resmi membuktikan komitmen Wuling cukup menjanjikan.

Soal konsumsi bahan bakar dan durabilitas Confero S? itu menjadi tanda tanya besar yang harus dijawab oleh Wuling saat ini demi menunjukkan kualitas pabrikan China yang masih dicibir oleh sebagian masyarakat Indonesia.

Bagikan Artikel

Artikel Terbaru

Dapatkan informasi terbaru tentang Adira Finance
Subscribe Sekarang

  • Copyright @ Adira Finance Terdaftar dan Diawasi oleh OTORITAS JASA KEUANGAN