Home / Berita Terbaru

11 Tips Jitu Beli Sepeda Motor Bekas yang Aman dan Mudah

11 Tips Jitu Beli Sepeda Motor Bekas yang Aman dan Mudah

02 September 2021 | Penulis : Adira Finance

Saat ini sudah banyak sepeda motor bekas yang dijual di pasaran. Namun, sebagian besar orang masih ragu dan khawatir memilih motor bekas dari pengguna sebelumnya. Sebab, bagaimana pun suatu produk yang pernah digunakan orang lain pasti sudah ada kekurangan di beberapa bagian. Bahkan, seringkali sepeda motor bekas yang dibeli konsumen tidak sesuai harapan. Tidak sedikit kasus motor bekas yang baru dibeli justru mengalami kerusakan yang cukup besar. Akibatnya, biaya yang harus dikeluarkan pun membengkak dan merugikan konsumen. 

Sahabat pasti tidak ingin hal tersebut terjadi, kan? Itulah sebabnya, Sahabat harus lebih cermat membeli sepeda motor bekas di manapun tempatnya. Untuk menghindari masalah tersebut, ada baiknya Sahabat memperhatikan beberapa hal sebelum membeli motor bekas. 

Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Beli Sepeda Motor Bekas

Membeli motor baru dan bekas memang berbeda. Butuh ketelitian yang ekstra saat Sahabat berencana membeli sepeda motor bekas. Maka dari itu, beberapa hal di bawah ini perlu dilakukan sebelum membawa pulang motor tersebut. Simak, yuk! 

  1. Tentukan motor bekas yang akan dibeli

    Hal pertama yang wajib dilakukan adalah menentukan sepeda motor bekas yang ingin Sahabat miliki. Tips ini cukup membantu agar Sahabat lebih fokus saat riset motor bekas ke sejumlah penjual. Tanpa menentukan jenis motor bekas yang ingin dibeli, Sahabat akan kesulitan memilih ketika penjual menawarkan banyak pilihan motor. Solusinya, Sahabat bisa memilih sepeda motor bekas yang disesuaikan dengan kebutuhan. Misalnya, jika Sahabat ingin menggunakan motor untuk perjalanan jarak jauh setiap hari, maka membeli motor bekas dengan cc besar bisa jadi pilihannya. 

  2. Riset harga pasaran motor bekas

    Sebelum menentukan pilihan, sebaiknya Sahabat riset harga pasaran sepeda motor bekas terlebih dahulu. Riset ini bisa dilakukan secara online melalui website yang biasa menyediakan kisaran harga motor bekas. Sahabat juga bisa riset harga langsung ke sejumlah penjual motor bekas, sehingga bisa mengetahui perbandingan harga antara satu penjual dengan penjual lainnya. 

  3. Periksa kondisi fisik

    Setelah Sahabat menentukan jenis motor bekas yang diinginkan, pastikan Sahabat memeriksa kondisi fisiknya. Periksa kondisi body, spion, dan bagian lainnya, apakah terlihat banyak goresan atau tidak? Apakah di beberapa bagian ada retak atau pecah? Sahabat juga perlu memastikan bahwa suku cadang yang menempel pada sepeda motor bekas adalah asli atau orisinil. 

  4. Periksa nomor rangka dan nomor mesin

    Sahabat harus memeriksa nomor rangka dan nomor mesin sepeda motor bekas secara teliti. Jika nantinya ditemukan ada ketidakcocokan atau kesalahan antara nomor rangka dan nomor mesin dengan suratnya, maka akan berakibat fatal. Sebab, bisa jadi motor bekas tersebut merupakan hasil curian. 

  5. Periksa kondisi mesin

    Penting bagi Sahabat untuk memeriksa kondisi mesin motor bekas tersebut, seperti gasket dan baut-baut pada mesin. Periksa apakah mesinnya sudah pernah dibuka atau belum. Ini bisa dilihat dari warna asli bawaan pabrik, apakah sudah berubah atau belum? Sebab, kondisi gasket merupakan “pintu masuk” untuk mengetahui kondisi sepeda motor bekas tersebut pernah bermasalah atau tidak pada bagian mesinnya. 

  6. Periksa kelengkapan surat

    Pada saat memeriksa kondisi sepeda motor bekas, Sahabat juga harus mengecek surat-surat kendaraannya. Surat yang dicek adalah STNK dan BPKB yang harus sesuai dengan plat nomor dan nama pemilik sebelumnya. Melalui BPKB, Sahabat akan tahu apakah motor tersebut sudah sering diperjualbelikan atau baru di tangan pertama. Langkah ini penting dilakukan guna terhindar dari kesalahan membeli motor hasil curian. 

  7. Periksa kondisi oli motor

    Langkah selanjutnya yaitu usahakan untuk membuka dan mengukur oli yang ada di dalam mesin motor. Pastikan ukuran oli tidak berlebihan karena oli yang berlebih justru akan membuat suara mesin menjadi lebih halus, sehingga dapat menyembunyikan suara asli motor bekas yang mungkin saja aslinya berbunyi kasar atau berisik. 

  8. Periksa fungsi speedometer 

    Sahabat juga perlu mengecek fungsi speedometer sepeda motor bekas, apakah masih berfungsi atau tidak? Pastikan juga speedometer tidak ada retak atau adanya bekas pembongkaran. Selain itu, Sahabat juga jangan terkecoh dengan angka speedometer yang kecil atau rendah. Sebab, saat ini sudah banyak jasa untuk setel ulang speedometer, baik yang manual maupun digital. 

    Baca juga: 4 Jenis Pinjaman Dana Tunai Beserta Cara Pengajuannya

  9. Periksa kondisi kelistrikannya 

    Sahabat juga perlu memeriksa kelistrikan dan lampu-lampu yang menempel pada sepeda motor bekas yang akan dibeli. Lampu yang perlu dicek meliputi lampu depan, lampu sein, lampu rem belakang, lampu speedometer, elektrik starter motor, dan klakson. Apabila semua berfungsi dengan baik, kemungkinan besar tidak ada kerusakan pada komponen dan kondisi aki motor tidak ada masalah yang berat. 

  10. Nyalakan mesin motornya dan test drive 

    Cobalah nyalakan mesin sepeda motor bekas untuk memastikan bahwa mesin dan suaranya masih normal. Biasanya mesin yang dinyalakan tanpa digas dengan putaran mesin di bawah 1.500 rpm akan terdengar bermasalah atau tidak. Jika tiba-tiba mesin motornya mati, maka ada beberapa masalah pada mesinnya. Selain itu, Sahabat juga bisa meminta kepada penjual untuk mencoba mengendarai sepeda motor bekas tersebut (test drive) untuk memastikan kondisi setelah dijalankan. 

  11. Periksa kebocoran

    Saat menyalakan mesin dan test drive, usahakan Sahabat dapat menyalakan mesin sepeda motor bekas tersebut lebih lama dan setelah motor dijalankan kurang lebih sekitar 500 meter, Sahabat bisa memerhatikan apakah ada oli yang bocor melalui sela-sela mesin atau tidak. Selain itu, cek juga apakah ada air radiator yang bocor khusus pada motor yang menggunakan radiator. 

Itulah beberapa tips yang bisa Sahabat lakukan sebelum membeli sepeda motor bekas. Akan lebih baik lagi jika Sahabat mengajak rekan atau mekanik yang paham mengenai hal-hal yang berkaitan dengan mesin motor. Dengan begitu, Sahabat bisa membeli motor bekas dengan aman dan terhindar dari penipuan dari oknum penjual yang tidak jujur. 

Cara Membeli Sepeda Motor yang Mudah dan Aman

Setelah mengetahui cara-cara yang harus dilakukan, sekarang saatnya Sahabat membeli sepeda motor bekas dengan dana yang sudah ada. Namun, jika dana tunai atau tabungan belum cukup, Sahabat bisa memanfaatkan layanan kredit motor bekas yang terpercaya. Bahkan, sekarang membeli sepeda motor bekas bisa lebih mudah dengan mengajukan kredit melalui aplikasi Adiraku dari Adira Finance

Dengan aplikasi Adiraku, Sahabat bisa mengajukan kredit motor bekas dengan aman dan mudah karena Adira Finance sudah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Aplikasi Adiraku menyediakan berbagai fitur yang mudah diakses dan menguntungkan bagi konsumen, di antaranya kredit mobil baru dan bekas, kredit motor baru dan bekas, kredit elektronik dan furnitur, kredit multiguna, pembiayaan syariah, dan pembiayaan Umrah. Selain itu, aplikasi Adiraku juga menyediakan fitur Adirapoin, yaitu fitur terkumpulnya poin setiap setelah transaksi. Sahabat dapat menukar poin untuk bayar angsuran, voucher pulsa, belanja, dan transaksi lainnya. Dengan adanya layanan ini, Sahabat tidak perlu repot untuk mengajukan kredit motor karena semuanya bisa diakses hanya melalui smartphone dan dari rumah. 

Bagikan Artikel

Artikel Terbaru

Dapatkan informasi terbaru tentang Adira Finance
Subscribe Sekarang


Kantor Pusat Adira Finance

Gedung Millenium Centennial Center Lantai 53, 56-61
Jl Jenderal Sudirman Kav. 25 Jakarta 12920

Call Center : 1500511
WhatsApp Chat / SMS : 0811 811 5811
Email : customercare@adira.co.id
Cari Lokasi Cabang
  • Copyright @ Adira Finance Terdaftar dan Diawasi oleh OTORITAS JASA KEUANGAN